Palembang, bidiksumsel.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang mengikuti rangkaian hari kedua Rapat Konsultasi PKK Provinsi Sumatera Selatan 2026 yang berlangsung pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyelaraskan program kerja tahun berjalan sekaligus merancang strategi pembangunan sosial berbasis keluarga untuk tahun mendatang.
Rangkaian kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan ini menitikberatkan pada evaluasi program serta penyusunan rencana strategis yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menjelaskan bahwa agenda hari kedua diisi dengan pemaparan program dari TP PKK tingkat provinsi serta laporan progres dari seluruh daerah di Sumatera Selatan.
Menurutnya, forum ini memberikan kesempatan bagi setiap daerah untuk mempresentasikan rencana kerja sekaligus berbagi pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan keluarga.
“Hari ini kita fokus pada penerapan program-program dari provinsi. Kami juga memaparkan apa yang akan dilakukan Kota Palembang di tahun 2026 ini serta rencana untuk tahun 2027,” ujar Dewi Sastrani Ratu Dewa di sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa penyelarasan program antara provinsi dan kabupaten/kota sangat penting agar pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Lebih lanjut, Dewi Sastrani Ratu Dewa menekankan pentingnya penyamaan visi dan misi di antara seluruh kader PKK guna mencapai target pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara optimal.
Menurutnya, peningkatan kapasitas kader menjadi faktor penting dalam memastikan program PKK dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap melalui koordinasi yang intensif dalam forum tersebut, wawasan dan pengetahuan kader dapat semakin berkembang, sehingga mereka mampu menjalankan peran pemberdayaan masyarakat secara maksimal.
Dengan meningkatnya kemampuan kader, diharapkan program-program PKK tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.
Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli TP PKK Kota Palembang, Putri Azizah, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Rapat Konsultasi PKK Provinsi Sumatera Selatan 2026 serta Rakerda Dekranasda Sumatera Selatan 2026 merupakan bentuk komitmen dalam menjalankan arahan dari tingkat pusat.
Ia menegaskan bahwa TP PKK Kota Palembang terus berupaya mengimplementasikan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Ketua Umum PKK Pusat, yang kemudian diteruskan oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan.
“Fokus utama tetap pada penerapan 10 Program Pokok PKK dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Palembang,” kata Putri Azizah.
Komitmen tersebut menunjukkan keseriusan PKK Kota Palembang dalam mendukung program pembangunan berbasis keluarga yang menjadi fondasi penting dalam pembangunan sosial.
Kegiatan Rapat Konsultasi PKK Provinsi Sumatera Selatan 2026 yang berlangsung hingga sore hari ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54, yang menjadi simbol keberlanjutan gerakan PKK di Provinsi Sumatera Selatan.
Momentum peringatan tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan dedikasi dan semangat dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Dengan koordinasi yang semakin solid antara tingkat provinsi dan daerah, TP PKK Kota Palembang diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ke depan, sinergi yang terbangun melalui forum konsultasi ini diharapkan mampu mendorong implementasi program PKK yang lebih inovatif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di seluruh wilayah Kota Palembang. (rd)













