Palembang, bidiksumsel.com – Asisten II Pemerintah Kota Palembang, Isnaini Madani, menghadiri prosesi pelepasan peserta angkutan balik mudik gratis tujuan Jakarta di Terminal Tipe A Alang‑Alang Lebar, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda.
Dalam program tersebut, total lima unit bus diberangkatkan dari Kota Palembang menuju Jakarta. Rinciannya terdiri dari empat unit bus yang diperuntukkan bagi masyarakat umum serta satu unit bus khusus yang disediakan untuk penyandang disabilitas.
Penyediaan bus khusus bagi penyandang disabilitas menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan akses transportasi yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Seluruh peserta diberangkatkan secara resmi sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran arus balik Lebaran, sekaligus memberikan alternatif transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat yang hendak kembali ke tempat kerja.
Prosesi pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Mohamad Risal Wasal. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program mudik dan balik gratis merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, momentum Idul Fitri menjadi waktu yang tepat bagi pemerintah untuk menghadirkan layanan transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat secara aman dan nyaman.
“Melalui program ini, pemerintah hadir bersama masyarakat, khususnya di momentum Idul Fitri. Ini adalah wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kota dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik,” ujar Risal.
Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengurangi kepadatan kendaraan pribadi selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
Sementara itu, Asisten II Pemkot Palembang Isnaini Madani menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan atas terselenggaranya program angkutan balik gratis tersebut.
Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi warga yang bekerja di Pulau Jawa dan harus kembali setelah libur Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan karena telah membantu masyarakat Palembang untuk kembali ke tempat kerjanya. Program ini tentu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi kemacetan,” kata Isnaini.
Menurutnya, kehadiran fasilitas transportasi gratis seperti ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dari sisi efisiensi biaya perjalanan.
Lebih lanjut, Isnaini menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat, terutama dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Momentum Idul Fitri menjadi salah satu contoh bagaimana kolaborasi lintas pemerintahan mampu menghasilkan layanan yang bermanfaat luas.
Program mudik dan balik gratis tidak hanya membantu masyarakat dari segi ekonomi, tetapi juga mendukung kelancaran lalu lintas dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dalam jumlah besar.
Dengan adanya kerja sama yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota, diharapkan berbagai program pelayanan publik serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang.
Pelaksanaan program angkutan balik gratis di Terminal Tipe A Alang-Alang Lebar menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi aman dan terjangkau setelah libur Lebaran.
Selain membantu masyarakat kembali ke tempat kerja, program ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui dukungan penuh dari berbagai pihak, program seperti ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kota Palembang dan sekitarnya. (rd)













