Hari ke-14 Ramadhan, Ratu Dewa Buka Bazar Murah di Setda Palembang

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Memasuki hari ke-14 Ramadhan 1447 Hijriah, halaman Kantor Setda Kota Palembang tampak lebih ramai dari biasanya. Tenda-tenda bazar berdiri rapi, masyarakat berdatangan, dan aroma aneka produk kuliner serta kebutuhan pokok memenuhi suasana.

Pemerintah Kota Palembang melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) kembali menggelar Bazar Ramadhan 2026. Kegiatan tahunan ini ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya permintaan selama bulan suci.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, hadir langsung membuka acara pada Rabu (4/3/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa bazar tersebut bukan sekadar transaksi ekonomi biasa.

“Bulan Ramadhan mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kepedulian. Bazar ini adalah wujud nyata semangat berbagi untuk membantu masyarakat menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan pokok,” ujar Ratu Dewa.

Ramadhan identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga. Harga bahan pokok pun kerap mengalami fluktuasi. Kehadiran bazar ini menjadi solusi konkret bagi pegawai Pemkot maupun warga sekitar untuk memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih bersahabat.

Beragam komoditas tersedia, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur, hingga produk olahan UMKM lokal. Antusiasme warga terlihat dari antrean di beberapa stan yang menawarkan paket sembako hemat.

Tak hanya sebagai pasar murah, kegiatan ini juga berfungsi sebagai instrumen menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya beli masyarakat.

Selain membantu masyarakat berbelanja murah, Bazar Ramadhan 2026 juga menjadi panggung promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Palembang.

Wali Kota berharap produk-produk unggulan Palembang semakin dikenal luas melalui wadah promosi seperti ini. Ia menilai, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu kunci penguatan ekonomi daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, produk lokal kita bisa semakin dikenal, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Stan-stan UMKM yang menjajakan makanan khas, kerajinan tangan, hingga produk fesyen menarik perhatian pengunjung. Interaksi langsung antara produsen dan konsumen menjadi nilai tambah yang memperkuat jejaring usaha.

Ratu Dewa juga memberikan apresiasi khusus terhadap peran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palembang yang menjadi motor penggerak kegiatan ini.

Menurutnya, peran istri Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat krusial. Tidak hanya mendukung tugas suami sebagai aparatur negara, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga serta penguatan sosial di masyarakat.

Ketua DWP Kota Palembang, Ida Royani, menjelaskan bahwa Bazar Ramadhan tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya.

“Tujuannya mengisi bulan suci dengan kegiatan yang bermanfaat bagi umat dan menjadi wadah pemasaran produk unggulan lokal,” ujar Ida.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus DWP, anggota, dan masyarakat. Peran aktif perempuan dalam roda ekonomi kota pun semakin terlihat nyata.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, Bazar Ramadhan 2026 mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah, organisasi perempuan, dan pelaku usaha lokal. Di tengah tantangan ekonomi, kegiatan ini menghadirkan solusi konkret sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

Ramadhan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum memperluas kepedulian sosial. Dari halaman Setda Kota Palembang, pesan itu kembali ditegaskan : ekonomi kerakyatan tumbuh ketika solidaritas dan kolaborasi berjalan seiring. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *