Ogan Ilir Ikut Piloting Digitalisasi Bansos, Sosialisasi Dibuka Wamendagri Ribka Haluk!

ist

Jakarta, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital pelayanan publik. Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom, diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Ogan Ilir Dicky Syailendra, S.Sos., M.Si, menghadiri Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial dan Peran Pemerintah Daerah, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja, Gedung B Lantai 3, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta. Pj Sekda Ogan Ilir hadir didampingi jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemkab Ogan Ilir terkait, sebagai bentuk keseriusan daerah dalam menyambut program nasional digitalisasi penyaluran bantuan sosial.

Sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M. Sejumlah tokoh dan pejabat nasional turut hadir, di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta para menteri terkait lainnya.

Tak hanya itu, kegiatan strategis ini juga dihadiri oleh seluruh Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wali Kota dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran para kepala daerah tersebut menegaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial menjadi agenda besar pemerintah yang membutuhkan sinergi kuat pusat dan daerah.

Sosialisasi ini diselenggarakan dalam rangka mendorong percepatan implementasi digitalisasi penyaluran bantuan sosial secara nasional. Melalui program piloting yang sedang disiapkan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan mampu membangun sistem penyaluran bantuan sosial yang :

  • lebih transparan,
  • lebih tepat sasaran,
  • lebih efektif,
  • serta terintegrasi berbasis teknologi digital.

Digitalisasi ini juga menjadi jawaban terhadap berbagai tantangan klasik dalam penyaluran bansos, seperti data penerima yang tidak valid, potensi tumpang tindih bantuan, hingga peluang penyalahgunaan di lapangan.

Dengan sistem berbasis digital yang terintegrasi, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih mudah dipantau, terdokumentasi dengan baik, dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Ogan Ilir Dicky Syailendra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyambut baik program piloting digitalisasi bansos sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menilai keikutsertaan Pemkab Ogan Ilir dalam sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pemerintahan, khususnya dalam tata kelola bantuan sosial.

“Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyambut baik program ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Keikutsertaan dalam sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan bantuan sosial agar semakin akuntabel dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Dicky.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar digitalisasi bantuan sosial dapat segera diwujudkan secara menyeluruh.

“Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan digitalisasi bantuan sosial dapat segera terwujud secara menyeluruh, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola yang lebih modern dan profesional,” tambahnya.

Melalui keikutsertaan dalam sosialisasi nasional ini, Pemkab Ogan Ilir menegaskan kesiapannya untuk mendukung agenda digitalisasi bansos, baik melalui penguatan sistem data, peningkatan koordinasi lintas perangkat daerah, hingga kesiapan implementasi teknis di lapangan.

Program piloting ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem penyaluran bansos yang lebih bersih, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus memperkuat reformasi birokrasi berbasis digital di tingkat daerah. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *