Naik Perahu Terobos Banjir! Wabup Ardani Turun Langsung ke Desa Kayu Ara

ist

Ogan Ilir, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir kembali menunjukkan respons cepat terhadap musibah bencana alam yang menimpa masyarakat. Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., didampingi kepala perangkat daerah terkait, Camat Rambang Kuang, unsur Forkopimcam Kecamatan Rambang Kuang, serta kepala desa setempat, meninjau langsung sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Kayu Ara, Kecamatan Rambang Kuang, pada Jumat (06/02/2026).

Peninjauan dilakukan menyusul banjir yang melanda permukiman warga akibat luapan Sungai Rambang, yang menyebabkan sejumlah rumah tergenang air dan aktivitas masyarakat terganggu.

Setibanya di lokasi, Wakil Bupati Ardani langsung menuju area terdampak dengan cara menaiki perahu. Langkah ini dilakukan agar ia dapat melihat secara langsung kondisi rumah-rumah masyarakat yang terendam banjir serta mengetahui kebutuhan warga yang paling mendesak.

Peninjauan lapangan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan penanganan bencana berjalan tepat sasaran dan cepat, terutama dalam masa tanggap darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Ardani menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di lokasi banjir bukan sekadar kunjungan formal, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Meninjau langsung korban musibah banjir di Desa Kayu Ara ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah, sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sehingga kebutuhan warga terdampak dapat segera dipenuhi,” ujarnya.

Menurut Ardani, komunikasi langsung dengan warga menjadi penting agar pemerintah dapat memahami kondisi riil di lapangan, termasuk persoalan akses, kebutuhan logistik, dan dampak banjir terhadap aktivitas ekonomi maupun kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menyalurkan bantuan kepada warga terdampak berupa kebutuhan pokok, seperti sembako, serta bantuan lain yang mencakup sandang, pangan, dan papan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama banjir masih berlangsung, sekaligus meringankan beban keluarga yang terdampak.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan masyarakat akibat banjir. Sebuah posko kesehatan dari puskesmas setempat turut didirikan di dekat permukiman warga.

Posko ini disiapkan untuk memberikan layanan kesehatan selama masa tanggap darurat, termasuk pemeriksaan kesehatan, penanganan keluhan penyakit ringan, serta antisipasi penyakit yang kerap muncul pascabanjir seperti diare, gatal-gatal, hingga infeksi saluran pernapasan.

Dalam kunjungannya, Wabup Ardani juga menyampaikan imbauan kepada aparat kecamatan dan desa agar terus mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi mendirikan bangunan di sepanjang aliran sungai.

Menurutnya, pembangunan di bantaran sungai sangat berisiko menimbulkan dampak serius, terutama banjir dan longsor, terlebih dengan kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini.

Ia berharap masyarakat lebih waspada dan bersama-sama menjaga lingkungan, serta mendukung upaya pemerintah dalam penataan kawasan agar bencana serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.

Kunjungan Wakil Bupati Ardani ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemkab Ogan Ilir berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat. Pemerintah daerah memastikan penanganan banjir di Desa Kayu Ara terus dipantau, baik dari sisi kebutuhan logistik, layanan kesehatan, maupun koordinasi dengan aparat setempat.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan unsur Forkopimcam, diharapkan penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif, serta warga terdampak dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *