Palembang, bidiksumsel.com – Astra Credit Companies (ACC) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan edukasi keuangan yang transparan kepada masyarakat. Melalui edukasi ini, ACC ingin membekali konsumen dengan pemahaman yang tepat agar dapat memanfaatkan layanan pembiayaan secara optimal, aman, serta terhindar dari risiko hukum yang tidak diinginkan.
Komitmen tersebut disampaikan ACC dalam kegiatan Media Gathering ACC Palembang yang digelar pada Rabu (11/2/2026) siang di Oplet Ijo Resto, Jalan Petanang, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang sinergi ACC bersama insan pers sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat.
Dalam sambutannya, Regional Retail AR Management Head ACC Sumbagsel, Muhammad Syirodj, menyampaikan apresiasi kepada insan media atas kolaborasi dan dukungan yang selama ini terjalin.
Menurutnya, peran media sangat penting dalam membangun pemahaman publik tentang pembiayaan yang sehat dan bertanggung jawab. Informasi yang benar, disampaikan dengan bahasa yang sederhana, akan membantu masyarakat terhindar dari praktik-praktik keliru yang justru dapat merugikan konsumen.
“Media massa memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi dalam membangun pemahaman pembiayaan yang komprehensif bagi masyarakat,” jelas Muhammad Syirodj.
Dalam kegiatan tersebut, ACC memberikan materi edukasi yang mencakup berbagai aspek penting mengenai pembiayaan. Mulai dari prinsip dasar pembiayaan, tips memilih perusahaan pembiayaan yang terpercaya, cara mengakses layanan pembiayaan yang benar, hingga penjelasan tentang hak dan kewajiban nasabah.
Tidak hanya itu, ACC juga membekali peserta dengan panduan menghadapi kendala pembayaran angsuran, agar masyarakat memiliki pemahaman terkait langkah yang tepat jika suatu saat mengalami kesulitan finansial.
Langkah ini dinilai penting, karena banyak kasus yang muncul di lapangan berawal dari kurangnya pemahaman konsumen mengenai prosedur pembiayaan dan penyelesaian masalah angsuran.
ACC menekankan bahwa ketika nasabah mengalami kendala, langkah terbaik adalah segera berkomunikasi dengan perusahaan pembiayaan, bukan mencari jalan pintas yang berpotensi melanggar hukum.
Sementara itu, Branch Manager ACC Palembang, Bhareno Ajisaputra, turut memaparkan profil ACC serta diversifikasi produk pembiayaan yang dimiliki perusahaan.
Ia menjelaskan bahwa ACC terus mengembangkan layanan pembiayaan untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat Palembang, baik untuk kebutuhan kendaraan maupun kebutuhan pembiayaan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Paparan tersebut sekaligus menegaskan bahwa ACC tidak hanya fokus pada penyaluran pembiayaan, namun juga mengedepankan aspek edukasi, transparansi, dan perlindungan konsumen.
Dalam sesi materi, ACC menghadirkan pemaparan bertajuk “Kenal Lebih Dekat dengan Perusahaan Pembiayaan” yang disampaikan oleh Assistant Vice President Legal Business, Mochamad Jeihansyach.
Materi tersebut membahas secara rinci tentang pengertian perusahaan pembiayaan, jenis-jenisnya, serta kiat memilih perusahaan pembiayaan yang tepat. Dalam paparannya, Mochamad juga menyoroti sejumlah praktik yang masih sering terjadi di masyarakat dan dapat menimbulkan masalah serius, salah satunya adalah menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit.
“Menyoroti sejumlah praktik yang masih kerap terjadi di masyarakat, seperti menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit, pada dasarnya tindakan menggadaikan kendaraan yang masih dalam masa kredit merupakan pelanggaran hukum,” ucapnya.
Ia menegaskan, masyarakat harus memahami bahwa kendaraan yang masih dalam masa kredit masih terikat perjanjian pembiayaan, sehingga tidak boleh dialihkan, dipindahtangankan, apalagi digadaikan kepada pihak lain.
Lebih lanjut, ACC mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan yang justru memperburuk kondisi, seperti mengalihkan kendaraan, menghindari penagihan, atau memutus komunikasi dengan perusahaan pembiayaan.
Mochamad menekankan, jika mengalami kendala pembayaran, sebaiknya nasabah segera mendatangi kantor pembiayaan terdekat agar dapat dicarikan solusi terbaik.
“Jika mengalami kendala pembayaran, sebaiknya segera mengunjungi kantor pembiayaan terdekat agar dapat dicarikan solusi terbaik bagi kedua belah pihak,” tukasnya.
Melalui kegiatan ini, ACC berharap masyarakat semakin memahami bahwa pembiayaan bukan sekadar urusan cicilan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab hukum, etika, dan komitmen dalam perjanjian.
ACC menegaskan bahwa edukasi seperti ini akan terus dilakukan, sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pembiayaan yang sehat, transparan, dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Dengan kolaborasi bersama media, ACC optimistis pesan-pesan edukatif tersebut dapat menjangkau masyarakat lebih luas, sekaligus membantu meningkatkan literasi keuangan di Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang. (bd)













