Palembang, bidiksumsel.com – Upaya meningkatkan keselamatan kerja para kurir di jalan raya terus diperkuat. JNE Cabang Utama Palembang menggelar kegiatan Safety Riding bagi puluhan kurir delivery, Selasa (10/2/2026), bertempat di Warehouse JNE yang beralamat di Jl. Irigasi No.2541, Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada kecepatan layanan, tetapi juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Program Safety Riding ini merupakan hasil kolaborasi antara JNE Palembang dengan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumsel, sebagai bentuk edukasi keselamatan berkendara bagi kurir yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalankan tugas pengiriman paket.
Di tengah tingginya aktivitas pengiriman, kurir menjadi salah satu kelompok pekerja yang paling sering bersentuhan langsung dengan risiko lalu lintas. Setiap hari, mereka harus berpacu dengan waktu, kondisi cuaca, kepadatan jalan, hingga tekanan target pengiriman.
Karena itu, pelatihan keselamatan berkendara seperti ini dinilai penting untuk memperkuat pemahaman para kurir agar dapat menjalankan tugas dengan lebih aman, bertanggung jawab, dan tetap profesional.
Materi Safety Riding disampaikan melalui dua metode, yakni sesi kelas dan praktik langsung di luar ruangan. Pola ini dibuat agar peserta tidak hanya memahami teori, namun juga mampu menerapkan teknik keselamatan berkendara secara nyata.
Kepala Cabang JNE Cabang Utama Palembang, Shendy Maulana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap para kurir, sekaligus upaya membangun kualitas layanan yang beriringan dengan keselamatan kerja.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan kepada setiap kurir untuk mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Dengan demikian, karyawan dapat lebih optimal dalam bekerja sehingga budaya kualitas dan keselamatan kerja dapat terwujud dengan baik,” ujarnya.
Menurut Shendy, pemahaman dasar tentang etika berkendara bukan sekadar formalitas, melainkan faktor penting yang menentukan kelancaran proses pengiriman dan keamanan di jalan.
Shendy juga menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan mengurangi potensi kecelakaan, tetapi juga mendukung kelancaran operasional dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
“Pentingnya memahami dasar-dasar dan etika berkendara sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses pengiriman. Target utamanya adalah memastikan barang sampai kepada pelanggan tepat waktu dan aman, dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan dalam berkendara, baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pelayanan yang baik bukan hanya soal cepat, namun juga tentang bagaimana proses pengiriman dilakukan dengan aman dan tertib.
Dalam kesempatan itu, materi disampaikan langsung oleh Renaldhy Sandes, instruktur Safety Riding dari PJR Ditlantas Polda Sumsel, bersama tim.
Ia memberikan edukasi komprehensif mulai dari hal-hal dasar hingga teknik berkendara yang benar untuk kurir, yang sehari-hari harus aktif berpindah lokasi dari satu titik ke titik lainnya.
Materi yang disampaikan meliputi :
- Pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan
- Teknik berkendara aman dan bertanggung jawab
- Pentingnya menghargai pengguna jalan lain
- Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas
- Manajemen risiko berkendara saat bekerja
Sesi tersebut juga diperkuat dengan praktik langsung, yang diikuti oleh para kurir JNE. Dalam praktik ini, peserta diarahkan untuk memahami teknik yang tepat dalam situasi tertentu, termasuk cara mengontrol kendaraan, menjaga jarak aman, serta membangun kebiasaan berkendara yang lebih disiplin.
“Melalui program Safety Riding ini, kami mengimbau bahwa keselamatan dalam berkendara adalah prioritas bagi seluruh kurir JNE dalam proses pengiriman paket. Oleh karena itu, penting untuk memahami arti keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun sesama pengguna jalan,” tutup Renaldhy.
Melalui kegiatan ini, JNE Palembang berharap dapat terus membangun budaya kerja yang mengedepankan kualitas layanan sekaligus keselamatan.
Bagi perusahaan, keberhasilan layanan bukan hanya diukur dari paket yang sampai tepat waktu, tetapi juga dari bagaimana para kurir dapat pulang dengan selamat setelah bekerja.
Pelatihan Safety Riding ini menjadi bukti bahwa keselamatan kerja di sektor pengiriman tidak boleh dipandang sepele. Dengan dukungan edukasi yang tepat dan kolaborasi bersama aparat kepolisian, para kurir diharapkan semakin siap menghadapi tantangan lalu lintas, bekerja lebih optimal, dan tetap mengutamakan keamanan sebagai bagian dari profesionalisme kerja. (dkd)













