Palembang, bidiksumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menghadiri acara Kenal Pamit Kapolda Sumsel yang berlangsung di Ballroom The Sultan Convention Center Palembang, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini menjadi momen resmi pergantian kepemimpinan Kapolda Sumsel dari Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H kepada pejabat baru Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.
Acara kenal pamit tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Sumsel, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur pendukung lainnya. Momentum ini tidak hanya menjadi seremonial pergantian jabatan, tetapi juga penegasan pentingnya kesinambungan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi atas dedikasi serta pengabdian selama memimpin Polda Sumsel pada periode 2024–2026.
Menurut Herman Deru, selama kepemimpinan Irjen Andi Rian, Polda Sumsel dinilai mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal berbagai agenda pembangunan.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan faktor fundamental yang menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, peran Polda Sumsel selama ini dinilai sangat vital dalam menciptakan situasi kondusif.
“Banyak prestasi dan pengabdian yang ditorehkan selama memimpin Polda Sumsel. Hal ini menjadi catatan positif dan fondasi kuat bagi keberlanjutan kepemimpinan ke depan,” kata Herman Deru.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada pejabat lama, yang kini mendapat amanah baru di tingkat nasional.
Selain memberikan apresiasi kepada Kapolda lama, Herman Deru juga menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho. Ia berharap hubungan kerja yang selama ini telah terjalin antara Polda Sumsel dan Pemerintah Provinsi Sumsel dapat terus diperkuat, bahkan ditingkatkan.
Herman Deru menyebut, pengalaman dan rekam jejak karier yang dimiliki Irjen Sandi Nugroho menjadi modal penting untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan.
“Dengan pengalaman dan karier yang dimiliki, saya yakin Kapolda Sumsel yang baru dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dan membawa prestasi baru bagi Sumsel. Pemerintah daerah siap mendukung dan membersamai,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan kamtibmas ke depan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang semakin solid, terutama menghadapi dinamika sosial, agenda pembangunan, hingga berbagai potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama ia bertugas di Sumatera Selatan. Ia mengakui bahwa keberhasilan tugas kepolisian tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat.
Irjen Andi Rian menilai pengalaman bertugas di Bumi Sriwijaya menjadi bekal yang sangat berharga baginya, terutama saat mengemban amanah baru sebagai Wakalemdik Polri.
Ia juga menyampaikan bahwa selama bertugas, banyak hal positif yang ia rasakan dari masyarakat Sumsel, termasuk semangat kebersamaan dan kekompakan lintas institusi yang terus terjaga.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sumsel yang baru, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, menyampaikan penghargaan kepada pendahulunya. Ia menyebut dedikasi dan pengabdian Irjen Andi Rian selama memimpin Polda Sumsel patut diapresiasi, sekaligus menjadi pijakan penting untuk melanjutkan program kerja yang sudah berjalan.
Irjen Sandi Nugroho juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Sumsel. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sinergi dengan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen pendukung.
Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, tetapi tanggung jawab bersama. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas.
“Kolaborasi dan kebersamaan seluruh unsur merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Sumatera Selatan,” tandasnya.
Acara kenal pamit Kapolda Sumsel ini menjadi simbol transisi kepemimpinan sekaligus penegasan bahwa stabilitas keamanan merupakan pondasi utama pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Sumsel berharap, kepemimpinan baru di Polda Sumsel dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat penegakan hukum, serta menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Dengan pergantian Kapolda ini, Sumatera Selatan memasuki babak baru kerja sama antara institusi kepolisian dan pemerintah daerah. Harapannya, sinergi yang sudah terbentuk dapat terus berjalan lebih solid demi mewujudkan Sumsel yang aman, tertib, dan semakin maju. (dkd)













