Lahat  

Jelang Deadline 30 Hari, Pemuda Pancasila Desak Jalan Khusus Batubara PT ALR Segera Rampung

Lahat, bidiksumsel.com – Dukungan terhadap percepatan pembangunan jalan khusus angkutan batubara kembali menguat di Kabupaten Lahat. Selasa (02/12/2025), Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Lahat hadir dalam acara konsultasi publik pembangunan jalan khusus batubara yang digagas PT ALR. Acara berlangsung di Ballroom Hotel Santika Lahat dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan termasuk perwakilan pemerintah, perusahaan, ormas, dan masyarakat.

Dalam forum tersebut, MPC Pemuda Pancasila Lahat secara tegas menyatakan posisi mendukung pembangunan jalan khusus batubara yang diharapkan dapat menggantikan penggunaan jalan umum. Dukungan tersebut disampaikan sebagai respon atas keluhan warga yang selama bertahun-tahun harus menghadapi dampak kemacetan, polusi debu batubara, kerusakan jalan, hingga konflik sosial antar warga dan sopir angkutan.

Perwakilan MPC PP Lahat mengatakan bahwa pembangunan jalan khusus bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan bagian dari harapan besar masyarakat Lahat.

“Kami hadir bukan hanya sebagai undangan, tapi sebagai bagian dari masyarakat yang ingin solusi. Jalan khusus ini merupakan keinginan lama masyarakat Lahat. Karena itu, kami apresiasi PT ALR yang bersedia berinvestasi besar untuk mewujudkan jalur khusus batubara,” ujar perwakilan MPC PP Lahat di forum tersebut.

Pihak Pemuda Pancasila juga memahami bahwa pembangunan proyek ini bukan perkara mudah. Selain membutuhkan investasi besar, perusahaan juga harus melengkapi izin teknis dan administratif yang ketat, termasuk studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), izin trase jalur, hingga kesesuaian regulasi provinsi dan kabupaten.

Namun, MPC PP menegaskan bahwa dukungan masyarakat dan seluruh pihak harus menjadi energi percepatan, bukan hambatan.

“Banyak dinamika, regulasi, dan persoalan teknis yang dihadapi. Tapi masyarakat tidak ingin proyek ini hanya wacana. Kami siap bersinergi, mengawal pembangunan jalan sepanjang proses berjalan dengan aturan hukum dan tetap menjaga lingkungan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, MPC Pemuda Pancasila turut mengingatkan kembali instruksi Gubernur Sumatera Selatan tertanggal 2 Juli 2025, yang melarang angkutan batubara melintasi jalan umum mulai 1 Januari 2026. Artinya, waktu penyelesaian proyek hanya tinggal 30 hari kerja sejak pertemuan ini berlangsung.

“Perusahaan diberi tempo hingga 1 Januari 2026. Setelah itu, tidak boleh lagi ada truk batubara lewat jalan umum. Jika jalan ini terlambat, maka kita semua akan menghadapi keresahan sosial kembali. Karena itu, solusinya hanya satu : jalan ini harus segera jadi,” tegas MPC PP Lahat.

Selain aspek ketertiban lalu lintas dan lingkungan, Pemuda Pancasila menilai jalan khusus batubara juga penting bagi keberlanjutan industri pertambangan di Lahat.

Sektor batubara telah memberi kontribusi signifikan pada pendapatan daerah. Berdasarkan data internal yang disampaikan dalam forum, Kabupaten Lahat menerima dana bagi hasil batubara sebesar Rp1 hingga Rp1,3 triliun per tahun. Belum termasuk dana CSR, pajak, dan pungutan lain yang dibayarkan perusahaan tambang di wilayah tersebut.

“Sektor pertambangan harus diselamatkan. Bukan hanya untuk perusahaan, tapi untuk pekerja, pedagang, ekonomi daerah, dan pembangunan yang bergantung pada kontribusi dana batubara,” kata MPC PP.

Di akhir pernyataannya, MPC PP mengajak seluruh pihak, baik masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, maupun organisasi untuk menghentikan polemik dan memperkuat dukungan agar pembangunan jalan khusus ini dapat segera diselesaikan.

“Ini bukan hanya proyek perusahaan ini kebutuhan publik. Waktu terus berjalan. Yang kita tanyakan hari ini: apakah dalam 30 hari jalan ini bisa selesai? Masyarakat menunggu jawaban nyata, bukan lagi janji,” tutupnya.

Pembangunan jalan khusus batubara kini memasuki fase krusial. Apakah target rampung sebelum tenggat Januari 2026 dapat tercapai, masih menjadi tanda tanya publik dan tantangan semua pihak yang berkepentingan. (ws)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *