Solo Run Spektakuler! Winger Cilik Maulana Khaffa Jadi Pahlawan PSS

Squad Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) U-12/ist

PSS U-12 Raih Kemenangan Perdana, Maulana Khaffa Jadi Pahlawan Lewat Gol Penentu

Palembang, bidiksumsel.com – Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) U-12 akhirnya mencatat hasil positif pada pertandingan kedua mereka di ajang Liga Arena Palembang 2025. Bermain di Stadion Kamboja, Palembang, Sabtu (22/11/2025) pagi, Laskar Menyala julukan SSB PSS memastikan tiga poin perdana usai menumbangkan Persegrata dengan skor tipis 1-0.

Gol kemenangan yang sangat krusial itu dicetak pada menit-menit akhir pertandingan melalui aksi brilian winger kiri Maulana Khaffa. Pemain bernomor punggung 24 tersebut menjadi pusat perhatian setelah melakukan solo run menawan dari sisi kiri lapangan. Dengan percaya diri, Khaffa mengecoh dua pemain belakang lawan sebelum melepas tembakan mendatar yang mengarah ke sudut kanan gawang Persegrata. Kiper lawan tak mampu menjangkau bola, membuat bangku cadangan PSS sontak meledak dalam sorak kemenangan.

Dominasi PSS Sejak Menit Awal

Meski skor berakhir tipis, PSS tampil cukup dominan sepanjang laga. Dengan mengenakan jersey ungu dan celana hitam, anak-anak asuhan duet pelatih Nelson dan Deny Saputra tersebut menguasai aliran bola di sektor tengah. Kombinasi permainan sayap dan umpan-umpan pendek menjadi senjata utama PSS dalam membongkar pertahanan Persegrata.

Di sisi lain, Persegrata bukan tanpa perlawanan. Mengandalkan serangan balik cepat yang dipimpin oleh Ronaldo Pamungkas, tim lawan kerap mengancam melalui kecepatan para gelandangnya. Namun barisan pertahanan PSS tampil sangat disiplin. Duet bek tengah Timmy dan Abidzar beberapa kali melakukan intersep penting, sementara Dabith dan Andra di sisi kiri dan kanan menjaga area mereka dengan ketat.

Di lini tengah, Rafif dan Azzam memainkan peran vital sebagai pengatur ritme permainan. Sementara Dhio dan Khaffa di sisi sayap aktif memberikan tekanan, membuka ruang bagi para penyerang Munzir dan Fabian.

PSS sebenarnya berpeluang unggul lebih awal. Pada babak pertama, Munzir berhasil mencetak gol setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti. Namun selebrasi itu tak berlangsung lama. Wasit menganulir gol tersebut karena menilai sang striker berada dalam posisi offside sebelum menerima bola. Keputusan itu sempat memicu protes ringan dari para pemain PSS, namun pertandingan tetap dilanjutkan.

Situasi tersebut tidak mematahkan semangat para pemain muda PSS. Sebaliknya, hal itu justru membuat mereka lebih agresif dalam membangun serangan. Kerja keras itu kemudian terbayar lunas lewat gol Khaffa di akhir laga.

Bangkit Setelah Kekalahan Perdana

Kemenangan ini terasa semakin berarti karena PSS sebelumnya harus menelan kekalahan 0-2 dari SSB KMP Bumara pada laga perdana. Pelatih Nelson menyebut tiga poin ini menjadi modal penting untuk mengangkat moral seluruh pemain jelang laga-laga berikutnya.

“Alhamdulillah, tiga poin pertama ini menjadi modal penting untuk kepercayaan diri tim. Tapi anak-anak jangan cepat puas. Liga masih panjang dan kami harus tetap konsisten,” ujar Nelson usai pertandingan.

Dengan masih menyisakan lima pertandingan lagi, peluang PSS untuk melaju jauh di kompetisi yang dikenal dengan julukan Liganya Budak Palembang kini kembali terbuka lebar.

SSB PSS dijadwalkan melanjutkan perjuangan mereka pekan depan. Para pemain muda ini diharapkan terus menunjukkan perkembangan positif dan mempertahankan konsistensi permainan agar tetap kompetitif di papan klasemen. (et)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *