Palembang, bidiksumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru membuka secara resmi Retret Pemuda Laskar Pandu Satria Jilid II Tahun 2025, Kamis (6/11/2025), di Bumi Perkemahan Pramuka Palembang. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Herman Deru menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda Sumsel.
Kegiatan retret yang diinisiasi langsung oleh Gubernur ini diikuti 100 peserta dari perwakilan SMA dan SMK se-Sumatera Selatan. Selama sepekan, para peserta akan digembleng oleh unsur TNI, Polri, dan Pramuka, melalui program pembinaan yang menekankan pada disiplin, solidaritas, serta penguatan moral dan karakter kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku bersyukur kegiatan tersebut dapat kembali digelar setelah sukses pada edisi pertama.
“Alhamdulillah, kita bisa kembali berkumpul di Bumi Perkemahan ini. Retret ini penting karena menjadi sarana pembinaan pemuda melalui berbagai metode, baik dari unsur TNI, Pramuka, Polri, maupun pengajar lainnya,” ujar Deru.
Gubernur menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas pembinaan fisik, melainkan juga membentuk mental dan karakter unggul dalam rangka menyongsong bonus demografi tahun 2045, di mana Indonesia diprediksi memiliki lebih dari 67 persen penduduk usia produktif.
“Namun kita tidak hanya menyiapkan dari sisi jumlah, tapi juga kualitas. Pemuda Sumsel harus menjadi garda terdepan, bukan penonton,” tegasnya.
Lebih lanjut, Deru mengajak para peserta untuk menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing, serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak.
“Kalian harus menjadi penguasa IT, bukan korban IT. Jadilah mentor di lapangan, pemuda yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” pesan Gubernur.
Di hadapan para peserta dan undangan, Herman Deru juga menitipkan pesan kepada para orang tua agar mempercayakan sepenuhnya proses pendidikan selama kegiatan berlangsung.
“Tempat ini adalah wadah untuk menggembleng pemuda menuju kesuksesan. Percayakan anak-anak kalian kepada panitia agar mereka bisa fokus ditempa menjadi pribadi yang lebih tangguh,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur berharap agar Retret Laskar Pandu Satria Jilid II Tahun 2025 menjadi wadah lahirnya generasi muda Sumsel yang disiplin, berakhlak, dan siap memimpin bangsa.
“Dengan semangat kebersamaan, saya ingin retret ini melahirkan pemimpin masa depan yang kuat secara mental dan moral,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Rudi, selaku Ketua Satuan Tugas Retret Laskar Pandu Satria II, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda Sumsel.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman nilai moral dan etika bermasyarakat, membentuk karakter disiplin dan solidaritas, serta menumbuhkan komitmen pemuda dalam pembangunan daerah,” jelas Rudi.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Pramuka menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk karakter dan semangat juang sejati di kalangan pemuda.
“Kami berharap peserta retret ini menjadi teladan dan penggerak kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.
Rudi juga melaporkan bahwa 100 peserta yang mengikuti kegiatan ini akan menjalani pelatihan selama 5–14 November 2025 di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus Palembang.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian, Ketua Komisi V DPRD Prov. Sumsel Alwis Gani, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr. Haryo Sugihartono, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel H. Riza Fahlevi, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. (rd)













