Palembang, bidiksumsel.com – Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Wilayah Sumatera Selatan menggelar turnamen tenis lapangan sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 organisasi tersebut. Kegiatan digelar selama dua hari, mulai Sabtu (29/11/2025) hingga Minggu (30/11/2025) di Lapangan Indoor Korem 044/Garuda Dempo Palembang.
Turnamen olahraga ini menjadi rangkaian penutup dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan IKADIN Sumsel dalam momentum usia empat dekade organisasi advokat tertua di Indonesia tersebut.
Ketua IKADIN Sumsel Bayu Prasetya Andrinata, SH., M.Kn, dalam konferensi pers usai pembukaan turnamen, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga ini bukan sekadar kompetisi, namun menjadi simbol persatuan antaradvokat serta ruang interaksi bersama masyarakat luas.
“Turnamen ini sebagai bentuk semakin kuatnya semangat persatuan sekaligus menunjukkan eksistensi IKADIN Sumsel sebagai organisasi advokat,” tegas Bayu.
Menurutnya, perayaan HUT ke-40 menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas internal organisasi, memperluas jejaring, serta mempromosikan kegiatan positif yang dapat meningkatkan citra advokat di ruang publik.
Berbeda dari kegiatan internal organisasi sejenis, turnamen tenis yang digelar IKADIN Sumsel ini dibuka untuk masyarakat umum, khususnya para pecinta olahraga tenis di Provinsi Sumatera Selatan.
Hal ini, ditegaskan Bayu, merupakan upaya memperluas partisipasi publik serta menunjukkan bahwa advokat bukan hanya berkutat pada penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran sosial dalam membangun gaya hidup sehat dan harmonis.
“Ini terbuka untuk umum dan diikuti pencinta tenis lapangan di Sumatera Selatan. IKADIN ingin lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Tiga Kategori Dipertandingkan
Untuk menjangkau peserta dari berbagai tingkat kemampuan, panitia membuka tiga kategori pertandingan, yaitu :
- Beginner (Putra)
- Intermediate (Putra)
- Beginner Putri
Dengan pembagian kategori tersebut, diharapkan peserta dapat bertanding dengan sportif sesuai kemampuan masing-masing sekaligus mendorong bibit atlet tenis baru di lingkungan profesi hukum maupun masyarakat luas.
Tahun ke-40 bukan sekadar angka seremonial. Bagi IKADIN Sumsel, usia empat dekade menjadi fase refleksi perjalanan organisasi, evaluasi kontribusi dalam penegakan hukum, serta komitmen memperkuat profesionalitas advokat di masa depan.
Bayu berharap turnamen ini semakin mempererat hubungan antaranggota, memperluas jaringan profesional, dan menjadi agenda rutin yang melekat dalam kegiatan organisasi IKADIN Sumsel.
“Semoga IKADIN Sumsel semakin jaya, semakin eksis, dan semakin memberikan manfaat bagi profesi serta masyarakat,” tutupnya.
Turnamen tenis ini dianggap bukan hanya sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga representasi optimisme IKADIN Sumsel memasuki babak baru perjalanan organisasi, dengan semangat kolaborasi, profesionalitas, dan kebersamaan. (bd)













