Gala Dinner Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 Pecah! Ribuan Wisatawan Padati Danau Ranau!

OKU Selatan, bidiksumsel.com – Suasana meriah, hangat, dan begitu memukau menyelimuti malam Gala Dinner Opening Sriwijaya Ranau Gran Fondo sekaligus penutupan Festival Danau Ranau XXIV Tahun 2025. Ribuan pengunjung, pelaku UMKM, hingga peserta olahraga dari berbagai daerah tampak memenuhi area sekitar Danau Ranau dalam sebuah malam yang disebut sebagai salah satu perayaan terbaik sejak festival ini digelar.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, hadir langsung di tengah masyarakat OKU Selatan, Jumat malam (14/11/2025). Kehadirannya disambut hangat para tamu undangan dan masyarakat yang antusias menyaksikan kemegahan penutupan festival yang telah berlangsung selama beberapa hari itu.

Dalam sambutannya, Gubernur Deru menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi penyelenggaraan Sriwijaya Ranau Gran Fondo dan Festival Danau Ranau yang terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara signifikan.

Gubernur Deru mengatakan bahwa Danau Ranau memiliki fungsi strategis, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sumber penghidupan.

“Danau ini bukan hanya indah di kasat mata, namun pemanfaatan dari danau ini mampu mengaliri sungai-sungai yang mengairi sawah-sawah, sehingga turut membantu Sumsel sebagai lumbung pangan terbesar No. 5 Nasional,” ujarnya.

Menurut Deru, pengembangan kawasan Ranau harus berjalan sejalan dengan upaya menjaga kelestarian alam dan melibatkan masyarakat lokal sebagai penggerak utama wisata dan ekonomi kreatif.

“Olahraga sepeda di sini bukan hanya soal bersepeda, namun juga mengajak keluarga berkreasi dan menikmati panorama alam luar biasa. Saya berharap ada pemuda-pemudi yang memberikan masukan sehingga Gran Fondo terus berkembang hingga mendunia,” tambah HD.

Event sport tourism terbesar di OKU Selatan ini kembali memunculkan euforia ekonomi masyarakat. Sejak beberapa hari menjelang festival, tingkat hunian hotel dan homestay di sekitar Ranau meningkat tajam. Penjual kuliner lokal dan pedagang kerajinan ikut merasakan peningkatan pendapatan berkat padatnya wisatawan yang datang.

Menurut Gubernur Deru, geliat ekonomi yang tercipta merupakan bukti bahwa festival budaya dan olahraga memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Setiap tahun, event ini menunjukkan grafik yang terus naik, baik jumlah peserta maupun aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Sumsel, Pandji Tjahjanto, menjelaskan bahwa jumlah peserta Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 mencapai angka tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan.

“Peserta Danau Ranau Gran Fondo tahun 2025 yang mendaftar mencapai 1.863 orang,” ungkapnya.

Lonjakan peserta ini menurut Pandji menunjukkan bahwa keindahan Danau Ranau dan keramahan masyarakat OKU Selatan telah dikenal luas sebagai destinasi sport tourism yang layak masuk kalender nasional.

Tak hanya menjadi ajang balap sepeda, Gran Fondo juga dipuji sebagai event keluarga, karena banyak peserta membawa serta keluarga untuk berlibur sambil menikmati puncak Festival Danau Ranau XXIV.

Bupati OKU Selatan dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sumsel, sponsor, komunitas sepeda, hingga masyarakat setempat.

Ia menegaskan bahwa event tahunan ini bukan hanya mempromosikan keindahan Danau Ranau dan budaya lokal, tetapi juga berhasil mendongkrak perekonomian masyarakat.

“Kami harap kegiatan ini akan menjadi event tahunan yang diunggulkan sehingga mampu mendorong sektor ekonomi di OKU Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa selama festival berlangsung, transaksi UMKM meningkat signifikan, termasuk aneka kuliner khas, kerajinan, serta penyewaan akomodasi yang laris manis.

Acara penutupan festival dan pembukaan resmi Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 ini turut dihadiri para Bupati dan Walikota se-Sumatera Selatan, jajaran Forkopimda Sumsel, pejabat pemerintah daerah, serta ratusan tamu kehormatan lainnya.

Kehadiran pejabat lintas daerah ini disebut sebagai bentuk dukungan kolektif bahwa Danau Ranau telah menjadi salah satu pilar kebanggaan pariwisata Sumatera Selatan. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *