Muba, bidiksumsel.com – Sinar matahari pagi di Gelanggang Remaja Sekayu menjadi saksi sejarah baru bagi dunia olahraga Musi Banyuasin. Sorak sorai penonton, tepuk tangan riuh, dan air mata kebahagiaan pecah di arena panjat tebing Porprov XV Sumsel, Selasa (21/10/2025), ketika tim panjat tebing Muba mengibarkan bendera kemenangan dengan torehan tiga medali emas dan dua perak.
Bagi Kabupaten Muba, capaian ini bukan sekadar prestasi. Ini adalah simbol semangat juang, kerja keras, dan kecintaan terhadap daerah. Di tengah panas matahari dan dinding tebing menjulang, para atlet muda Muba menaklukkan ketinggian dengan tekad yang membara.
Salah satu bintang yang paling bersinar adalah Pernando Valentino, atlet muda berusia 22 tahun, yang tampil luar biasa di nomor perorangan putra. Dengan kecepatan, ketenangan, dan teknik memanjat yang presisi, Pernando berhasil mempersembahkan satu medali emas dan satu perak untuk Muba.
Meski lawan-lawan tangguh dari kabupaten lain terus memberi tekanan, Pernando tidak gentar. Di bawah terik matahari Sekayu, ia menunjukkan konsistensi luar biasa, menaklukkan rute sulit dengan kecepatan di atas rata-rata.
“Alhamdulillah bisa tampil maksimal di final. Lawan dari daerah lain cukup kuat, tapi dukungan masyarakat Muba membuat kami semakin percaya diri,” ujar Pernando dengan senyum haru usai turun dari dinding tebing.
Di belakang keberhasilannya, ada latihan berbulan-bulan tanpa jeda. Setiap pagi dan sore, ia berlatih di dinding panjat buatan di Sekayu, ditemani pelatih dan rekan satu tim. Baginya, emas itu bukan sekadar medali, melainkan hasil kerja keras seluruh tim yang tak pernah menyerah.
Sementara itu, Suharyanti Fitroni, atlet panjat tebing putri Muba, menjadi sorotan lain dalam ajang ini. Ia tampil gemilang dan penuh percaya diri di babak final, mengamankan medali emas kedua untuk Muba.
Gerakannya gesit dan penuh perhitungan, nyaris tanpa kesalahan. Suharyanti membuktikan bahwa atlet perempuan Muba memiliki potensi besar untuk bersaing di level provinsi bahkan nasional.
“Kemenangan ini saya persembahkan untuk masyarakat Muba dan seluruh tim yang selalu mendukung,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca, sambil memegang medali emasnya.
Momen paling mengharukan terjadi saat Bupati Muba, H.M. Toha Tohet, S.H., menyerahkan langsung medali kepada para juara. Dengan wajah penuh kebanggaan, ia menyalami satu per satu atlet yang berdiri di podium tertinggi.
“Terima kasih atas semangat dan kerja keras kalian. Kemenangan ini bukan hanya untuk Muba, tetapi juga untuk Sumsel bahkan Indonesia. Teruslah mengukir prestasi hingga ke tingkat nasional dan mancanegara,” tegas Bupati Toha dalam sambutannya.
Raut bahagia tampak jelas di wajahnya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai simbol kebangkitan olahraga Muba, hasil dari pembinaan yang konsisten dan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap generasi muda.
Turut mendampingi Bupati dalam penyerahan medali yakni Kepala Dispopar Muba M. Fariz, Ketua FPTI Muba Iskandar Syahrianto, Ketua FPTI Sumsel Beni Hernedi, Kasat Pol PP Erdian Syahri, Plt Kepala Dinas Kominfo Daud Amri, serta Kabag Pokopim Agung Perdana. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan atlet daerah.
Kepala Dispopar Muba, M. Fariz, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan sistem pembinaan berkelanjutan yang telah dijalankan pemerintah daerah.
“Kami ingin atlet-atlet Muba terus berprestasi. Dukungan dari Bupati dan masyarakat menjadi energi luar biasa bagi mereka,” ungkapnya. (ari)













