Palembang, bidiksumsel.com – Terkait pencurian uang dan perhiasan senilai kurang lebih Rp 1 miliar yang terjadi di Jalan Ki Marogan, Lorong Mataram II, Kecamatan Kertapati Palembang dan sempat viral di medsos, kini pelakunya bernama Rusdi berhasil ditangkap dan diamankan anggota Polda Sumsel, setelah terendus kabar bersembunyi di Batam.
“Hanya butuh waktu 15 menit, tersangka berhasil menggasak uang dan perhiasan yang ia lakukan pencurian di rumah Halimah saat melakukan perbaikan plafon dan keramik di rumah korban,” ujar Dirkrimum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Sik.I, Senin (22/05/2023).
Ia menambahkan, Rusdi ini merupakan tukang yang bekerja memperbaiki plafon dan memasang keramik di rumah korban dan saat melakukan pengerjaan pelaku melihat tumpukan uang di rumah korban dan sejumlah emas yang disimpan di dalam kamar.
“Uang tersebut ada yang disimpan di dalam kardus, di dalam kotak plastik dan di dalam celengan,” terangnya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, jumlah uang yang berhasil dicuri oleh pelaku lebih dari Rp 300 juta dan beberapa suku emas.
“Namun sisa uang setelah korban kabur ke Batam yakni Rp 117 juta lebih, serta tiga buah handphone yang dibeli menggunakan uang curian,” katanya.
Anwar menjelaskan, pelaku melarikan diri dengan barang curian tersebut ke Batam menggunakan jalur darat, lalu menyebarang menggunakan kapal laut atau tepatnya di daerah Bengkong Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau.
“Pelaku kabur ke Kota Batam setelah sehari usai melakukan pencurian di rumah milik korban,” ujarnya.
Akibat perbuatannya Rusdi terancam pidana maksimal 7 tahun penjara karena melanggar pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHPidana.
Sementara itu, pelaku Rusdi mengaku aksi pencurian tersebut dilakukan karena tergiur melihat tumpukan uang dan emas di rumah korban.
“Kalau sebelumnya tidak pernah terencana, saya terpikir saat hari kejadian karena tergoda melihat uang di rumah korban,” ulasnya.
Untuk mencuri barang berharga di rumah korban Rusdi hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit saja.
“Barang itu saya masukan ke dalam sarung bantal, lalu langsung kabur melalui tembok samping rumah korban,” terangnya. (dkd)












