Palembang, bidiksumsel.com – Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, terus menekankan kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas di seluruh Sumatera Selatan, agar memberikan pemahaman pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), serta pengamanan menjelang Pemilu.
“Yang terpenting itu pencegahan, tugas anggota Bhabinkamtibmas cukup berat, 1300 personel ini harus masuk ke 3239 desa atau kelurahan di seluruh Sumsel. Mereka harus masuk ke desa-desa, untuk memberikan pemahaman pencegahan,” jelas Kapolda Sumsel, di wawacarai wartawan usai acara pertemuan dengan seluruh personel Bhabinkamtibmas Polda Sumsel, di Airish Hotel, jalan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang, pada Rabu (15/03/2023).
Oleh karena itu para Kapolres, lanjut Kapolda Sumsel, harus mempunya kreasi seperti menambah personel yang berdomisili di luar desa yang tidak terjangkau, untuk ditugaskan membantu memberikan pemahaman dan mencegah Karhutla.
“Karena jika sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan, maka akan sulit untuk memadamkannya. Masyarakat juga harus tahu, bahwa yang menyebabkan timbulnya api dan kebakaran hutan serta lahan ada tindak pidananya,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda Sumsel juga menekankan kepada seluruh anggota Polda Sumsel, agar netral dalam Pileg, Pilkada dan Pilpres mendatang.
“Kalau ada ditemukan anggota Polri yang berpihak, terlibat secara aktif membagikan sembako, memasang poster, ikut kampanye menjelang pemilu itu akan diberikan sanksi kode etik displin,” tutupnya. (Bd)












