Palembang, bidiksumsel.com – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Selatan periode 2025–2030 resmi dilantik oleh Ketua Umum JMSI Pusat, Dr. Teguh Santosa, M.A., di Gedung Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Senin (28/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi tonggak baru bagi organisasi perusahaan pers siber di Sumsel dalam memperkuat profesionalisme media sekaligus menjawab tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pimpinan organisasi pers, pengelola media siber, serta berbagai pemangku kepentingan yang selama ini menjadi mitra strategis JMSI.
Usai dilantik, Ketua JMSI Sumatera Selatan, Dr. H. Firdaus Komar, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kepengurusan yang baru akan menjadikan pelantikan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam membangun ekosistem pers yang sehat, profesional, independen, dan adaptif terhadap transformasi digital.
Firdaus, yang akrab disapa Bung Firko, mengatakan perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. Karena itu, perusahaan pers dituntut tidak hanya mampu beradaptasi dengan teknologi, tetapi juga tetap menjaga kualitas, akurasi, dan integritas produk jurnalistik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan sehingga pelantikan ini dapat berlangsung dengan lancar. Ke depan, JMSI Sumsel akan terus meningkatkan peran dan kontribusinya bagi masyarakat melalui penguatan perusahaan pers yang profesional dan berkualitas,” ujar Firdaus.
Menurutnya, kolaborasi antara organisasi pers, pemerintah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim media yang sehat dan bertanggung jawab.
Ia juga menegaskan komitmen JMSI Sumsel untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat agar mampu menghadapi derasnya arus informasi di era media siber.
Ketum JMSI: Hindari Clickbait, Bangun Jurnalisme Berkualitas
Dalam sambutannya, Ketua Umum JMSI Pusat Dr. Teguh Santosa memberikan apresiasi terhadap hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara JMSI Sumsel dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Menurutnya, sinergi tersebut perlu terus dipertahankan sebagai fondasi dalam membangun industri media yang sehat dan berkelanjutan.
Teguh menilai tantangan terbesar media saat ini bukan hanya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), tetapi juga bagaimana perusahaan pers mampu mempertahankan kualitas jurnalistik di tengah persaingan konten digital yang semakin ketat.
“JMSI memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh anggotanya mampu mengelola perusahaan pers secara profesional, memiliki manajemen yang baik, menghasilkan produk jurnalistik berkualitas, sekaligus meningkatkan literasi masyarakat. Jangan terjebak pada praktik clickbait, tetapi hadirkan narasi yang utuh, komprehensif, dan solutif,” tegas Teguh.
Ia menambahkan, keberadaan media profesional menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemprov Sumsel Dorong Sinergi dengan Media
Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumatera Selatan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Panji Tjahajanto, S.Hut., M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sumatera Selatan, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus JMSI Sumsel yang baru dilantik.
Menurutnya, pelantikan tersebut tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi awal bagi penguatan organisasi dalam menghadapi perubahan industri media yang berlangsung sangat cepat.
Ia menegaskan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
“Pers memiliki fungsi yang sangat penting sebagai penyampai informasi sekaligus mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Karena itu, sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, media juga dituntut mampu mengantisipasi penyebaran disinformasi dan hoaks dengan menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya,” ujarnya.
Panji berharap JMSI Sumsel mampu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus melahirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Momentum Membangun Ekosistem Pers yang Kredibel
Pelantikan Pengurus Daerah JMSI Sumatera Selatan periode 2025–2030 diharapkan menjadi momentum memperkuat profesionalisme perusahaan pers, meningkatkan kualitas karya jurnalistik, serta memperluas kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin dinamis, organisasi perusahaan pers seperti JMSI dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi, memperkuat literasi digital, dan membangun ekosistem media yang sehat, kredibel, serta bertanggung jawab.
Melalui kepengurusan yang baru, JMSI Sumsel diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya perusahaan pers yang profesional, adaptif terhadap inovasi digital, sekaligus tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip jurnalistik yang independen, akurat, dan berpihak pada kepentingan publik. (rd)












