Musda II PJS Kepri Berlangsung Solid, Gusmanedy Resmi Nahkodai Organisasi Pers Siber

ist

Batam, bidiksumsel.com – Musyawarah Daerah (Musda) II Persatuan Jurnalis Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Riau berlangsung sukses, aman, dan penuh semangat kebersamaan di Ballroom SP Hotel & Resort, Sagulung, Batam, Jumat (8/5/2026). Forum organisasi tersebut menjadi momentum penting konsolidasi insan pers siber di Kepulauan Riau di tengah tantangan dunia jurnalistik digital yang semakin dinamis.

Musda yang dihadiri empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS se-Kepulauan Riau itu berlangsung dalam suasana demokratis dan penuh kekompakan. Empat DPC yang hadir yakni DPC PJS Kota Batam, DPC PJS Kabupaten Kepulauan Anambas, DPC PJS Kabupaten Karimun, dan DPC PJS Kota Tanjungpinang.

Dalam proses pencalonan ketua, seluruh peserta Musda secara bulat hanya mengusulkan satu nama, yakni Gusmanedy Sibagariang. Dukungan penuh dari seluruh peserta akhirnya mengantarkan Gusmanedy terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Provinsi Kepulauan Riau periode mendatang.

Terpilihnya Gusmanedy secara aklamasi dinilai menjadi simbol kuatnya solidaritas internal organisasi sekaligus mencerminkan semangat bersama untuk membawa PJS Kepri menjadi organisasi pers yang semakin profesional, solid, independen, dan bermartabat.

Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Musda II PJS Kepri yang berjalan tertib, kompak, dan penuh semangat persaudaraan.

Menurut Mahmud, kekompakan yang ditunjukkan keluarga besar PJS Kepri menjadi modal penting dalam memperkuat eksistensi organisasi di tengah perkembangan media digital yang terus berubah cepat.

Ia juga mendorong seluruh anggota PJS di Kepulauan Riau untuk terus meningkatkan kualitas organisasi dan sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi proses pendaftaran PJS ke Dewan Pers.

“Saya berharap seluruh anggota PJS di Kepulauan Riau tetap semangat, menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan bersama-sama menyongsong proses pendaftaran PJS ke Dewan Pers. Ini menjadi langkah penting agar organisasi semakin diakui dan memiliki posisi strategis dalam dunia pers nasional,” ujar Mahmud Marhaba.

Sementara itu, dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Gusmanedy Sibagariang menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas amanah besar yang diberikan seluruh anggota PJS Kepri.

Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa organisasi semakin maju dan menjadi rumah perjuangan insan pers siber di Kepulauan Riau.

“Kepercayaan ini bukanlah sebuah kebanggaan pribadi semata, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa organisasi ini semakin profesional, solid, bermartabat, dan mampu menjadi rumah perjuangan bagi seluruh jurnalis siber di Kepulauan Riau,” tegas Gusmanedy.

Dalam kesempatan itu, Gusmanedy juga menyoroti tantangan dunia pers yang kini semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital dan perubahan lanskap media siber.

Menurutnya, organisasi pers harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga profesionalisme, independensi, dan integritas jurnalistik agar media tetap dipercaya publik.

Karena itu, kepengurusan baru DPD PJS Kepri ke depan akan difokuskan pada penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan kompetensi anggota, hingga memperjuangkan kesejahteraan wartawan siber.

Musda II PJS Kepri sendiri mengusung tema:

“Memperkuat Solidaritas Organisasi Mewujudkan Siber Media Kepri Kompeten, Berintegritas dan Profesional.”

Tema tersebut dinilai mencerminkan arah perjuangan organisasi untuk memperkuat kualitas media siber di Kepulauan Riau agar mampu bersaing secara sehat dan profesional.

Gusmanedy juga memaparkan visi kepemimpinannya, yakni mewujudkan Persatuan Jurnalis Siber Kepulauan Riau yang profesional, independen, berintegritas, serta menjadi kekuatan pers yang bermartabat dalam mengawal demokrasi dan kepentingan publik.

Untuk merealisasikan visi tersebut, DPD PJS Kepri akan fokus pada sejumlah program strategis, mulai dari peningkatan profesionalisme wartawan melalui pelatihan dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), memperkuat solidaritas organisasi, menjaga independensi media siber, hingga membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak.

Selain itu, organisasi juga berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan wartawan serta mendorong media siber anggota agar lebih berkualitas dan memiliki daya saing yang kuat di era digital.

Menutup sambutannya, Gusmanedy mengajak seluruh anggota PJS Kepri untuk meninggalkan sekat-sekat perbedaan dan memperkuat persaudaraan demi membangun organisasi yang lebih besar dan dihormati.

“Mari kita jadikan PJS bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga wadah perjuangan moral dan intelektual bagi insan pers siber di Kepulauan Riau,” ujarnya.

Musda II PJS Kepri pun ditutup dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Forum tersebut menjadi tonggak penting bagi perjalanan organisasi pers siber di Bumi Melayu Kepulauan Riau untuk semakin memperkuat peran jurnalistik yang profesional, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *