Palembang, bidiksumsel.com – Momentum penting dalam konsolidasi politik Partai Amanat Nasional (PAN) terjadi di Golden Sriwijaya, Kamis (30/4/2026) malam. Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan, secara resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) serta 17 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Sumatera Selatan untuk periode 2024–2029.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat soliditas internal partai menjelang agenda politik nasional, khususnya Pemilu 2029. Konsolidasi yang dilakukan di tingkat wilayah dan daerah diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan elektabilitas PAN di Sumatera Selatan.
Dalam struktur yang dikukuhkan, Joncik Muhammad kembali dipercaya memimpin DPW PAN Sumsel. Kepercayaan ini menjadi penegasan atas peran strategisnya dalam menjaga stabilitas organisasi sekaligus memperluas basis dukungan partai di tingkat akar rumput.
Kehadiran Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo, turut memberikan penekanan bahwa Sumatera Selatan memiliki posisi krusial dalam peta kekuatan PAN secara nasional. Ia menilai bahwa capaian politik di daerah ini akan berdampak langsung terhadap hasil di tingkat pusat.
Menurut Eko, keberhasilan PAN di Sumsel bukan hanya soal jumlah kursi, tetapi juga tentang bagaimana partai mampu membangun kedekatan dengan masyarakat secara luas.
Dalam arahannya, Zulkifli Hasan secara tegas menyampaikan target ambisius bagi PAN di Sumatera Selatan, yakni menembus posisi tiga besar pada Pemilu 2029. Ia menilai target tersebut bukan hal yang mustahil, mengingat potensi besar yang dimiliki PAN di wilayah tersebut.
“Tidak ada alasan PAN tidak masuk tiga besar di Sumsel. Kekuatan itu harus terlihat dari peningkatan jumlah kursi, baik di DPR RI, DPRD provinsi, maupun kabupaten/kota. Mesin partai harus mulai bergerak dari sekarang,” tegasnya di hadapan para kader.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa PAN akan mengintensifkan kerja-kerja politik di daerah, termasuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan komunikasi politik, serta memperluas jaringan hingga ke tingkat bawah.
Menanggapi arahan tersebut, Joncik Muhammad menyatakan kesiapan penuh untuk langsung bergerak tanpa menunda waktu. Ia menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“Struktur sudah lengkap dan seluruh DPD solid. Kami tidak ingin hanya hadir secara simbolik, melainkan benar-benar bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa kepengurusan baru PAN Sumsel tidak hanya fokus pada konsolidasi internal, tetapi juga pada upaya membangun kepercayaan publik melalui program-program yang berdampak langsung.
Sementara itu, Eko Patrio turut menambahkan bahwa Sumatera Selatan merupakan salah satu kunci dalam menentukan keberhasilan PAN secara nasional. Ia mendorong seluruh kader untuk aktif melakukan konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.
Menurutnya, penguatan basis dukungan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih inklusif, termasuk merangkul generasi muda serta pelaku usaha kecil sebagai bagian dari kekuatan politik partai.
“Sumsel adalah salah satu kunci. Jika di sini kuat, dampaknya akan terasa secara nasional,” katanya.
Eko juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap dinamika politik yang terus berkembang, termasuk memanfaatkan teknologi dan media sosial dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
Menutup rangkaian kegiatan, Zulkifli Hasan kembali mengingatkan seluruh jajaran pengurus untuk segera menyusun strategi yang matang dalam menghadapi Pemilu 2029. Ia menegaskan bahwa kerja-kerja politik harus dimulai sejak dini, bukan menjelang masa kampanye.
Selain itu, ia juga meminta agar partai menyiapkan calon legislatif terbaik yang tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga integritas dan kedekatan dengan masyarakat.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi PAN Sumatera Selatan untuk memasuki fase baru dalam perjalanan politiknya. Dengan struktur yang telah lengkap dan solid, serta dukungan penuh dari pengurus pusat, PAN Sumsel diharapkan mampu meningkatkan performa politiknya secara signifikan.
Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, keberhasilan PAN di Sumatera Selatan akan sangat ditentukan oleh kemampuan partai dalam menjaga soliditas internal sekaligus membangun kepercayaan publik. Target tiga besar yang dicanangkan menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras dan terarah.
Ke depan, konsolidasi yang kuat serta strategi yang tepat diharapkan mampu membawa PAN tidak hanya menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Sumatera Selatan, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peta politik nasional. (dkd)













