Palembang, bidiksumsel.com – Momentum halal bihalal dimanfaatkan warga Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang, untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan lingkungan. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Forum RT/RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Sako yang berlangsung di Gedung Ismawardani, Sabtu (18/4/2026).
Acara tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mendorong pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Palembang dari Daerah Pemilihan IV, Peby Anggi Pratama, dari Fraksi Partai Golkar. Selain berkiprah di dunia politik, Peby juga dikenal sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Palembang.
Dalam sambutannya, Peby menekankan pentingnya kesatuan komando dalam menjalankan roda pemerintahan, terutama hingga ke tingkat paling bawah seperti RT dan RW. Ia menilai keberhasilan berbagai program pemerintah sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara aparatur kelurahan dan masyarakat.
Menurutnya, RT dan RW merupakan ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah di tingkat lingkungan. Tanpa koordinasi yang baik, berbagai program yang dirancang pemerintah berpotensi tidak berjalan optimal di lapangan.
“Untuk membangun pemerintahan yang baik, diperlukan sinergi dari seluruh elemen. Himbauan dan program Pemerintah Kota harus dapat dijalankan hingga ke tingkat RT dan RW, termasuk dalam menjaga kebersihan serta keamanan lingkungan,” ujar Peby.
Selain menyoroti pentingnya koordinasi pemerintahan, Peby juga memberikan apresiasi terhadap kekompakan warga Kelurahan Sako. Ia menilai suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun menjadi salah satu kekuatan utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Hal tersebut terlihat dari pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh keakraban. Menurutnya, kebersamaan seperti ini menjadi modal sosial penting dalam membangun lingkungan yang harmonis serta mendukung berbagai program pembangunan.
Ia juga menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.
Pelantikan Forum RT/RW dan LPMK Kelurahan Sako dalam kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan.
Melalui forum ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, sehingga aspirasi warga dapat terserap dengan baik dan ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata.
Kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan pelantikan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan pemerintah. Momentum pasca-Idulfitri dinilai sangat tepat untuk membangun kembali semangat kebersamaan serta memperkuat rasa tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Dengan terbentuknya Forum RT/RW dan LPMK yang baru, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan semakin meningkat. Kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Momentum halal bihalal ini menjadi bukti bahwa kebersamaan tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga mampu menjadi fondasi kuat dalam mendorong kemajuan wilayah.
Ke depan, sinergi yang terbangun di Kelurahan Sako diharapkan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan model pembangunan berbasis partisipasi masyarakat yang aktif, solid, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. (dkd)













