Sekda Sumsel Ikuti Rapat Creative Financing, Perpanjangan Waktu Jadi Peluang Daerah

ist

Palebang, bidiksumsel.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, mengikuti rapat terkait perpanjangan waktu penyampaian data dukung penilaian creative financing pada pemerintah daerah. Kegiatan tersebut digelar secara daring dari Command Center Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (26/3/2026).

Rapat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat pengelolaan keuangan daerah yang inovatif dan berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi tantangan pembiayaan pembangunan yang semakin kompleks.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Horas Maurits Panjaitan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Horas Maurits Panjaitan menyampaikan bahwa perpanjangan waktu penyampaian data dukung diberikan kepada pemerintah daerah guna memberikan kesempatan lebih luas untuk melengkapi serta menyempurnakan dokumen yang diperlukan dalam proses penilaian creative financing.

Perpanjangan waktu ini dinilai penting agar seluruh daerah dapat menyajikan data yang akurat, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Mengikuti jalannya rapat dengan seksama, Sekda Sumsel Edward Candra menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan daerah.

Menurutnya, pendekatan creative financing menjadi salah satu strategi penting dalam menghadirkan solusi pembiayaan pembangunan yang inovatif dan akuntabel.

Ia menilai bahwa pendekatan ini memberikan peluang bagi daerah untuk menciptakan berbagai terobosan pembiayaan tanpa hanya bergantung pada sumber pendanaan konvensional, seperti anggaran rutin pemerintah.

“Melalui kesempatan perpanjangan ini, kita akan maksimalkan penyempurnaan data agar sesuai dengan ketentuan dan memberikan gambaran terbaik atas upaya yang telah dilakukan daerah dan diharapkan dapat dikumpul sebelum batas waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Pendekatan creative financing dinilai mampu membuka peluang baru bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan skema pembiayaan inovatif, pemerintah daerah dapat memperluas sumber pendanaan, meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, serta mempercepat realisasi berbagai proyek pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.

Rapat ini menjadi ruang koordinasi penting antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan setiap proses penilaian berjalan transparan, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan di daerah.

Selain Sekda Sumsel, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Achmad Rizwan, serta Muzakkir.

Kehadiran para pejabat terkait menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menyiapkan data yang diperlukan secara komprehensif dan terintegrasi.

Melalui partisipasi aktif dalam rapat ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dengan memanfaatkan momentum perpanjangan waktu yang diberikan, diharapkan seluruh data pendukung dapat disusun secara optimal sehingga mencerminkan kesiapan daerah dalam mengimplementasikan skema pembiayaan kreatif.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Sumatera Selatan sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi pembiayaan pembangunan, sekaligus mempercepat realisasi berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *