Ratu Dewa Pastikan Palembang Aman di Malam Takbiran, 11 Posko Disiagakan Penuh

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di Palembang berlangsung penuh khidmat sekaligus disertai kewaspadaan tinggi dari seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan. Suasana religius yang menyelimuti masyarakat tetap diiringi dengan upaya pengamanan maksimal demi memastikan kelancaran perayaan hari besar umat Islam tersebut.

Wali Kota Ratu Dewa bersama Gubernur Herman Deru serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti pemantauan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) secara virtual melalui zoom meeting, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dipusatkan di halaman Kantor DPRD Sumatera Selatan dan menjadi bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Agus Subiyanto.

Kegiatan pemantauan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keamanan masyarakat menjelang puncak perayaan Idul Fitri. Melalui koordinasi nasional tersebut, setiap daerah diminta untuk memastikan kesiapan personel, posko pelayanan, serta sistem pengamanan yang terintegrasi.

Partisipasi Pemerintah Kota Palembang dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di malam takbiran yang biasanya diwarnai dengan tingginya mobilitas masyarakat.

Wali Kota Ratu Dewa menegaskan bahwa seluruh unsur terkait telah berkoordinasi secara intensif untuk memastikan keamanan kota tetap terkendali.

Dalam keterangannya, Ratu Dewa menyampaikan bahwa pengamanan di Kota Palembang telah dipersiapkan secara matang melalui koordinasi lintas instansi, termasuk kepolisian, TNI, hingga kejaksaan.

“Baik itu dengan Polrestabes, Kodim ataupun Kejaksaan. Secara internal Posko Palembang ada 11 dan sudah dikonsolidasikan oleh Dinas Perhubungan, ada juga dari TNI, Pol PP,” jelasnya.

Sebanyak 11 posko tersebut disiagakan di berbagai titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memantau situasi keamanan dan ketertiban selama malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri.

Keberadaan posko-posko ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan keamanan maupun kendala di lapangan.

Meski berbagai upaya pengamanan telah dilakukan, Ratu Dewa menegaskan bahwa peran masyarakat tetap menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan kota.

Ia mengajak seluruh warga Kota Palembang untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat lainnya.

“Harapan saya kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Palembang, sehingga pelaksanaan Idul Fitri besok aman, tertib, terkendali dan tidak ada halangan apapun,” tambahnya.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Kehadiran Gubernur Herman Deru bersama unsur Forkopimda dalam kegiatan pemantauan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi di Sumatera Selatan. Kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya saat momentum besar seperti Idul Fitri.

Dengan pengawasan yang dilakukan secara terpadu, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan malam takbiran hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Malam takbiran di Kota Palembang pun menjadi momentum yang tidak hanya sarat nilai religius, tetapi juga menunjukkan kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama demi menyambut hari kemenangan dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *