Konsolidasi Partai Garuda di Palembang, DPP Tekankan Administrasi Jadi Kunci Lolos KPU

bidiksumsel.com/dkd

Palembang, bidiksumsel.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) menggelar konsolidasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Garuda Sumatera Selatan serta jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Pelataran Musi Cafe, Jalan Ki Gede Ing Suro, 28 Ilir, Palembang, Kamis (05/02/2026).

Konsolidasi tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Garuda, Teddy Gusnaidi. Pertemuan ini menjadi momentum bagi pengurus dan kader untuk memperkuat soliditas internal, sekaligus menyatukan persepsi terkait agenda besar partai dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Dalam arahannya, Teddy menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial atau silaturahmi, melainkan forum kerja yang membahas kesiapan partai dari hulu ke hilir. Salah satu poin utama yang disorot adalah kesiapan administrasi partai, yang disebut sebagai syarat mutlak agar Partai Garuda dapat mendaftar dan lolos verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Pengurus partai harus benar-benar seorang politisi yang paham bagaimana mekanisme kepartaian, mulai dari tahap administrasi hingga memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Tanpa administrasi yang benar dan sesuai aturan, tidak mungkin sebuah partai bisa ikut pemilu,” tegas Teddy.

Menurut Teddy, pengalaman pemilu sebelumnya menunjukkan bahwa banyak partai tidak mampu melanjutkan langkah karena persoalan administrasi yang tidak tertib. Ia menilai, administrasi bukan sekadar urusan dokumen, melainkan fondasi yang menentukan apakah sebuah partai siap bertarung secara legal dan terstruktur.

Ia juga mengingatkan bahwa pemahaman aturan dan regulasi kepemiluan tidak hanya diperlukan bagi pengurus yang telah duduk di parlemen, tetapi juga seluruh kader partai, termasuk mereka yang belum menjadi anggota dewan.

Teddy menilai, kader yang memahami mekanisme dan regulasi akan lebih siap saat turun ke masyarakat. Selain itu, kader yang paham aturan akan lebih mudah memberikan edukasi politik yang benar, serta mampu memperjuangkan aspirasi warga melalui jalur yang tepat.

Selain administrasi, Teddy juga menyoroti pentingnya peran pengurus daerah dalam menjaring kader-kader potensial. Ia menyebut, pengurus di tingkat daerah memiliki pemahaman lebih kuat terhadap karakter masyarakatnya masing-masing.

Karena itu, pola rekrutmen kader dinilai tidak bisa disamaratakan antar daerah, mengingat kondisi sosial dan budaya setiap wilayah berbeda.

“Pengurus di daerah tentu lebih mengenal karakter masyarakatnya masing-masing. Mereka punya cara sendiri dalam menjaring kader, menyesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya setempat, sehingga bisa mendapatkan kader yang benar-benar sesuai dan siap berjuang,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Teddy juga menyampaikan target politik Partai Garuda. Ia menegaskan, langkah pertama yang harus dicapai adalah memastikan Partai Garuda lolos sebagai peserta Pemilu 2029.

Setelah itu, partai menargetkan mampu menempatkan wakilnya di parlemen. Bahkan, dalam visi jangka panjang, Partai Garuda juga berharap memiliki kepala daerah yang berasal dari kader partai.

“Target kita jelas, pertama lolos sebagai peserta pemilu, kemudian memiliki anggota dewan, dan ke depan juga memiliki kepala daerah dari Partai Garuda,” tegas Teddy.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Garuda Sumatera Selatan, Haji Marsudi, mengaku bersyukur atas kehadiran langsung Wakil Ketua Umum DPP ke Palembang. Menurutnya, kehadiran pengurus pusat memberikan motivasi, sekaligus pencerahan bagi jajaran Partai Garuda di Sumsel.

Marsudi mengatakan, melalui konsolidasi ini pihaknya mendapatkan banyak arahan terkait tata kelola administrasi partai agar mampu memenuhi seluruh persyaratan KPU untuk Pemilu 2029.

“Kami sangat berterima kasih atas arahan dari DPP. Ini menjadi bekal penting bagi kami di daerah untuk melengkapi seluruh administrasi yang dibutuhkan, sehingga Partai Garuda bisa ikut berpartisipasi dalam pemilu mendatang,” ujarnya.

Tak hanya soal administrasi, Marsudi juga menambahkan bahwa pihaknya memperoleh bimbingan mengenai strategi menjaring kader potensial. Ia menekankan pentingnya merekrut kader yang tidak hanya loyal, tetapi juga memiliki kapasitas dan komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Tujuan kami bergabung di Partai Garuda adalah untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa, memperjuangkan aspirasi rakyat, serta membuka akses pendidikan kepemimpinan dan jaringan politik yang lebih luas,” jelasnya.

Dengan konsolidasi ini, Partai Garuda Sumatera Selatan optimistis dapat memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Para pengurus berharap, soliditas dan kesiapan administrasi yang dibangun sejak dini akan menjadi modal utama agar Partai Garuda tampil sebagai kekuatan politik baru yang diperhitungkan pada Pemilu 2029. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *