Bangga! Kafilah Sumsel Raih Juara 3 Nasional di STQH XXVIII Kendari, Disambut Haru di Bandara SMB II!

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti VVIP Room Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang pada Minggu (19/10/2025), ketika Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, M.H., menyambut Kafilah Sumatera Selatan yang baru saja menorehkan prestasi gemilang di ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Nasional XXVIII di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Rombongan kafilah asal Sumsel berhasil meraih Juara 3 Nasional, sebuah capaian luar biasa yang menjadi bukti kerja keras, ketekunan, dan keikhlasan para peserta, pelatih, serta panitia pendamping dalam mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Sekda Edward Candra mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para kafilah, tetapi juga seluruh masyarakat Sumatera Selatan.

“Syukur Alhamdulillah, kita menyambut para kafilah dengan rasa bangga atas prestasi luar biasa ini. Atas nama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang, serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan menjadi peringkat ketiga nasional. Ini merupakan hasil dari kerja keras, ketulusan, dan kebersamaan semua pihak,” ujar Edward Candra.

Sekda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut berperan dalam keberhasilan ini mulai dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumsel, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumsel, hingga orang tua peserta yang tak henti memberikan doa dan dukungan moril.

“Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang, sehingga Sumatera Selatan semakin dikenal sebagai daerah yang religius dan berprestasi,” imbuhnya.

Suasana penyambutan berlangsung hangat. Tangis haru terlihat di wajah para peserta dan pendamping ketika tiba di ruang VVIP bandara. Sorak gembira dan ucapan “Alhamdulillah” menggema dari keluarga serta pejabat yang hadir.

Bagi para peserta, keberhasilan ini menjadi penanda perjuangan panjang yang mereka lalui sejak seleksi tingkat kabupaten hingga provinsi. Mereka berlatih selama berbulan-bulan di bawah bimbingan pelatih berpengalaman dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Kami merasa bangga bisa membawa nama Sumsel ke tingkat nasional. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak,” ujar salah satu peserta kafilah yang tak kuasa menahan air mata.

Keberhasilan Sumsel di ajang STQH XXVIII ini bukan hasil kebetulan. Menurut Kakanwil Kemenag Sumsel, H. Safitri Irwan, capaian ini merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan secara kolaboratif antara Kemenag, LPTQ, dan Pemprov Sumsel.

“Kafilah Sumsel menunjukkan semangat luar biasa. Pembinaan dilakukan secara intensif dengan target prestasi nasional, dan hasilnya sangat membanggakan,” tutur Safitri.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi agar pada penyelenggaraan MTQ Nasional mendatang, Sumatera Selatan bisa meraih hasil yang lebih tinggi lagi.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut, Asisten I Setda Provinsi Sumsel, H. Sunarto, Kakanwil Kemenag Sumsel, H. Safitri Irwan, perwakilan LPTQ Sumsel, serta sejumlah pejabat Pemprov yang ikut memberikan penghargaan simbolis kepada para peserta.

Dalam kesempatan itu, Sekda Edward Candra juga menyampaikan pesan khusus agar semangat tilawatil Qur’an tidak berhenti di panggung lomba, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“STQH bukan hanya ajang lomba membaca dan memahami Al-Qur’an, tapi momentum untuk membumikan nilai-nilai Qur’ani di tengah masyarakat. Mari jadikan prestasi ini sebagai inspirasi bagi generasi muda Sumsel,” pesannya.

Ajang STQH Nasional XXVIII di Kendari tahun ini diikuti oleh 38 provinsi se-Indonesia, dengan cabang perlombaan meliputi tilawah, tahfidz, tafsir, dan hadits. Sumsel berhasil menembus posisi tiga besar nasional setelah menampilkan performa konsisten di berbagai kategori.

Capaian ini semakin menegaskan posisi Sumatera Selatan sebagai daerah yang tidak hanya berprestasi di bidang olahraga dan ekonomi, tetapi juga dalam bidang keagamaan dan moralitas.

“Ini adalah bukti bahwa Sumsel tidak hanya kaya sumber daya alam, tapi juga kaya iman dan prestasi,” tutup Edward Candra dengan penuh haru. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *