Unsri Kukuhkan Dua Profesor Baru, Target 10 Persen Guru Besar Semakin Dekat
Indralaya, bidiksumsel.com – Universitas Sriwijaya (Unsri) terus menunjukkan peningkatan dalam dunia akademik. Untuk pertama kalinya di tahun 2025, Unsri resmi mengukuhkan dua guru besar baru, yakni Prof. Dr. Farida R. Wargadalem, M.Si dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Prof. Dr. Muslim, S.Pi., M.Si dari Fakultas Pertanian.
Pengukuhan ini berlangsung pada Jumat (21/02/2025) bertempat di Aula Fakultas Ekonomi Unsri, Indralaya. Keputusan pengangkatan kedua profesor ini merujuk pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tertanggal 1 Desember 2024, yang ditandatangani langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Sumantri Brodjonegoro.
Total 126 Guru Besar Aktif, Target 10 Persen Semakin Dekat
Dengan bertambahnya dua guru besar ini, Unsri kini memiliki 126 guru besar aktif. Rektor Unsri, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa pengukuhan ini merupakan pencapaian membanggakan bagi kampus yang kini berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).
“Suatu prestasi yang sangat membanggakan dan membahagiakan. Hari ini, kita kembali menyaksikan pengukuhan dua profesor baru di Unsri. Dengan demikian, Unsri kini memiliki 126 guru besar aktif, satu dari Fakultas Pertanian dan satu dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Semoga target 10 persen tahun ini bisa tercapai,” ujar Prof. Taufiq.
Saat ini, Unsri memiliki 1.300 dosen, dengan 130 dosen telah memiliki gelar akademik profesor. Rektor berharap jumlah guru besar terus bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah dosen yang memenuhi syarat.
Jalan Berliku Menuju Jabatan Guru Besar
Menurut Prof. Taufiq, menjadi guru besar bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai persyaratan ketat dan tahapan yang harus dilewati.
“Guru besar adalah jabatan akademik tertinggi di perguruan tinggi. Untuk mencapainya tidaklah mudah, namun dengan kesungguhan, tidak ada yang tidak bisa dicapai. Alhamdulillah, dua orang ini telah berhasil melewati semua proses tersebut,” tambahnya.
Saat ini, masih ada beberapa dosen yang sedang dalam tahap penilaian, dan satu dosen telah menyelesaikan seluruh administrasi. Ia berharap dalam waktu dekat jumlah guru besar Unsri bisa terus bertambah.
Dorongan bagi Dosen Lain untuk Menyusul
Peningkatan jumlah guru besar di Unsri menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Rektor pun berharap momentum ini bisa menjadi motivasi bagi para dosen lain untuk terus berusaha mencapai jabatan tertinggi di dunia akademik.
“Saya harap ini menjadi motivasi bagi dosen lain di Unsri. Kami melihat cukup banyak yang layak diusulkan. Mari kita saling mendukung dan mendorong agar semakin banyak guru besar lahir di Unsri,” tegasnya.
Rektor juga meminta dukungan dari seluruh civitas akademika dan karyawan Unsri agar dapat berpartisipasi dalam berbagai aspek akademik dan administratif untuk meningkatkan kualitas kampus.
“Saya sangat berharap dukungan dari semua pihak, terutama civitas akademika dan karyawan Unsri, untuk berpartisipasi di semua lini. Apalagi kini Unsri sudah berstatus PTNBH, sehingga kita perlu terus meningkatkan kualitas akademik kita,” pungkasnya.
Dengan pengukuhan dua guru besar baru ini, Universitas Sriwijaya semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Semoga semakin banyak dosen yang dapat menyusul jejak mereka dalam mencapai jabatan akademik tertinggi! (dkd)












