Leadership Camp GenBI : Membangun Generasi Pemimpin Masa Depan Berbasis Nilai-Nilai Kebangsaan
Palembang, bidiksumsel.com – Bank Indonesia (BI) melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang berintegritas tinggi. Kali ini, BI mengadakan kegiatan Leadership Camp bagi mahasiswa penerima beasiswa BI yang tergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). Dengan tema “Leading Beyond Boundaries : Empowering the Next Generation Leaders,” kegiatan ini berlangsung pada 12-13 Oktober 2024 di Palembang, dengan partisipasi dari mahasiswa penerima beasiswa BI wilayah Sumsel dan Jambi.
Leadership Camp ini menjadi agenda tahunan yang diharapkan mampu melatih dan mengembangkan jiwa kepemimpinan, kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta berbagai soft skills lainnya yang penting dalam dunia kerja dan sosial. Program ini bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi sebuah capacity building yang disiapkan agar para peserta menjadi pemimpin yang mampu menavigasi kompleksitas permasalahan di masa depan.
Dalam acara ini, Bank Indonesia menggandeng Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi yang turut berkontribusi dalam menyiapkan rangkaian acara menarik. Program ini juga melibatkan satuan militer Jasmani Kodam (Jasdam) II Sriwijaya, yang menghadirkan sesi outbound bagi para peserta, mempererat kolaborasi, dan menyajikan pengalaman belajar yang menantang serta menginspirasi semangat kebangsaan. Kegiatan ini dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif, permainan, dan simulasi-simulasi kepemimpinan untuk memperdalam keterampilan berpikir kritis, kerjasama, serta kemampuan komunikasi peserta.
Kepala Jasdam II Sriwijaya, Kolonel Infanteri Mochamad Arief Gumelar, S.IP., MM., yang membuka kegiatan outbound tersebut, menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dapat memupuk rasa nasionalisme melalui program ini. Arief menegaskan bahwa mereka diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam aksi nyata pembangunan bangsa, menggagas berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat yang dapat memberikan manfaat luas.
“Sebagai generasi muda yang diharapkan menjadi pemimpin masa depan, mereka perlu memahami arti penting dari disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi terhadap kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.
Aktivitas outbound yang disusun dengan kerjasama militer ini bertujuan mengasah jiwa kepemimpinan peserta melalui kegiatan-kegiatan fisik dan mental yang menuntut kerjasama, komunikasi, dan kepemimpinan. Melalui berbagai simulasi, peserta belajar pentingnya ketangguhan, kemampuan berpikir cepat, dan kepercayaan dalam bekerja sama nilai-nilai yang esensial dalam mewujudkan kepemimpinan yang efektif.
Kegiatan Leadership Camp tahun ini juga menonjolkan nilai lokal dengan memperkenalkan para peserta pada komoditas unggulan dan kekayaan budaya Sumsel melalui acara “Ngopi Bersama di Pinggir Sungai Musi.” Dengan latar Jembatan Ampera, para peserta diajak menikmati kopi khas Sumsel sembari berdiskusi dan berbagi pengalaman. Acara ini bukan hanya menjadi ajang untuk saling mengenal, tetapi juga mengakrabkan para peserta dari wilayah berbeda yang memiliki latar belakang budaya dan aspirasi yang beragam.
Momen di pinggir Sungai Musi ini memberikan nuansa kebersamaan yang kental. Tak hanya berbicara soal kepemimpinan, mereka juga berbagi pandangan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, melestarikan budaya, dan mencintai tanah air. Peserta juga mendapat kesempatan menampilkan bakat dalam acara talent show yang diadakan pada malam kebersamaan, di mana mereka menunjukkan berbagai keterampilan mulai dari menyanyi, berakting, menari, hingga membaca puisi.
Kegiatan ini menegaskan bahwa para penerima beasiswa BI adalah generasi yang tidak hanya cakap di bidang akademis, tetapi juga memiliki keterampilan non-akademis yang dapat memberi kontribusi pada lingkungan mereka.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Ricky P. Gozali, menyampaikan bahwa Leadership Camp ini tidak hanya melatih peserta menjadi pemimpin yang berkompeten tetapi juga membentuk mereka sesuai dengan tiga pilar GenBI, yakni sebagai frontliners, change agents, dan future leaders.
“Kami berharap para peserta akan menjadi frontliners yang mampu mengomunikasikan kebijakan BI kepada masyarakat, menjadi change agents atau role model dalam perilaku dan prestasi, serta menjadi future leaders yang memimpin di berbagai bidang dan tingkatan,” ungkap Ricky.
Menurut Ricky, Bank Indonesia memiliki peran krusial dalam mendukung generasi muda yang diharapkan mampu menciptakan perubahan di tengah masyarakat. Selama dua hari pelatihan ini, para peserta yang berjumlah 275 mahasiswa dari lima perguruan tinggi di wilayah Sumsel dan Jambi diharapkan dapat memperluas perspektif dan menumbuhkan keberanian untuk berinovasi serta merespons kebutuhan masyarakat dengan empati.
“Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan mampu mengambil langkah konkret untuk memajukan masyarakat sekitar mereka,” tambah Ricky.
Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumsel telah menyalurkan beasiswa kepada lebih dari 1.500 mahasiswa di Sumsel sejak tahun 2014. Pada tahun ini, BI memberikan beasiswa kepada 175 mahasiswa yang berasal dari Universitas Sriwijaya, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, dan Politeknik Negeri Sriwijaya. Penerima beasiswa ini dipilih berdasarkan prestasi akademik, keterbatasan ekonomi, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial. Program beasiswa ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata BI untuk membantu mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi mereka dengan baik.
“Bantuan beasiswa ini tidak hanya sekadar dana pendidikan, tetapi juga bentuk dukungan kepada generasi muda agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri. Kami berharap mereka menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di tengah masyarakat,” tambah Ricky.
Bank Indonesia menyadari bahwa investasi di bidang pendidikan adalah salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Dengan program beasiswa dan Leadership Camp yang terstruktur ini, BI berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, keberanian, serta tekad kuat dalam menciptakan perubahan positif.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar di dalam ruang kelas tetapi juga memberikan pengalaman belajar langsung melalui interaksi dengan sesama peserta dan berbagai pihak terkait. Melalui kolaborasi ini, BI berupaya mencetak pemimpin muda yang tangguh dan siap menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. (dkd)












