Warga Desa Jiwa Baru Digegerkan Penemuan Mayat Mengambang di Sungai Air Purun

penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki bernama Ardianto Bin Tayib (65)

Muara Enim, bidiksumsel.com – Warga Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran Sungai Air Purun, Sabtu (20/6/2026) pagi.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani bernama Yadi bin Aldianto (40) sekitar pukul 06.10 WIB saat hendak berangkat ke kebun dan melintasi kawasan gorong-gorong Sungai Air Purun.

Menurut keterangan saksi, saat itu dirinya melihat benda yang mencurigakan mengapung di aliran sungai. Karena penasaran, Yadi kemudian mendekati benda tersebut untuk memastikan apa yang dilihatnya.

Betapa terkejutnya saksi ketika mengetahui bahwa benda yang mengapung tersebut ternyata merupakan sesosok mayat laki-laki.

“Saat melintas menuju kebun, saksi melihat sesuatu yang menyerupai tubuh manusia mengambang di sungai. Setelah didekati, ternyata benar merupakan sesosok mayat,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat desa dan pihak kepolisian setempat. Mendapatkan laporan dari warga, personel Polsek Lubai langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas tiba di lokasi penemuan dan melakukan proses evakuasi. Dua puluh menit kemudian atau sekitar pukul 07.50 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dari aliran sungai dan dibawa ke Puskesmas Beringin, Kecamatan Lubai, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan identitas yang berhasil dihimpun petugas, korban diketahui bernama Ardianto bin Tayib (65), seorang petani yang merupakan warga Dusun X Desa Jiwa Baru, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit Alzheimer atau gangguan daya ingat yang telah lama dideritanya.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun dari keluarga dan warga sekitar, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai saat melakukan aktivitas mandi. Namun demikian, dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.

Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jenazah.

Kapolsek Lubai bersama personel yang berada di lokasi juga telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur guna memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut dapat terungkap secara jelas.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena lokasi penemuan berada di area yang cukup sering dilalui warga untuk beraktivitas sehari-hari.

Selain itu, kejadian tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama bagi warga lanjut usia maupun mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Pihak keluarga korban telah menerima informasi mengenai penemuan tersebut dan turut mendampingi proses identifikasi yang dilakukan petugas.

Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. Sementara itu, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif setelah proses evakuasi selesai dilakukan. (anggun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *