JNE Terima Penghargaan di Hari Anti Narkotika Internasional 2024 : Komitmen dalam P4GN dan “Connecting Happiness”
Jakarta, bidiksumsel.com – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2024 dengan tema “The Evidence is Clear: Invest in Prevention,” JNE dianugerahi penghargaan atas partisipasinya dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Acara penghargaan ini digelar di Aula Atmani Wedhana BNNP DKI Jakarta pada Rabu, 26 Juni 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Brigjen. Pol. R. Nurhadi Yuwono, Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, dan diterima oleh Samsul Djamaludin, SVP – Group Head of Quality Assurance, Governance & Compliance JNE.
Samsul Djamaludin menyampaikan, “JNE terus berkomitmen memperketat prosedur keamanan internal perusahaan dalam upaya menekan peredaran narkotika lintas negara dan lintas daerah melalui bandara, pelabuhan, seluruh moda transportasi udara, darat, laut, dan kargo melalui jasa pengiriman. Komitmen ini menjadi salah satu wujud kepedulian perusahaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dicanangkan pemerintah.”
JNE didukung oleh 50.000 sumber daya manusia, ribuan kendaraan operasional, dan jaringan terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia, yang menjamin kecepatan dan ketepatan waktu pengiriman. JNE juga berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga keamanan seluruh kiriman agar kondusif dari hal-hal yang merusak dan merugikan bangsa dan negara, terutama potensi kiriman narkoba.
Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, JNE menyadari pentingnya antisipasi terhadap peredaran narkoba yang memiliki banyak jenis. Oleh karena itu, JNE aktif berkolaborasi dengan instansi pemerintah dan stakeholder lainnya untuk melakukan berbagai kegiatan pengawasan dan antisipasi.
Salah satu bentuk kolaborasi aktif adalah pertukaran informasi dan berbagi data yang memudahkan penegakan hukum. Melalui pengawasan dan tindakan yang dilakukan, JNE berharap dapat menekan peredaran narkoba dan memberikan kebaikan serta kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat.
Penghargaan yang diterima JNE di Hari Anti Narkotika Internasional ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mewujudkan semangat “Connecting Happiness”. Melalui berbagai program kegiatan dan kolaborasi yang diinisiasi, JNE berupaya mendukung berbagai kegiatan positif yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dan gotong-royong dalam membantu instansi penegak hukum serta pemerintah dalam menekan peredaran gelap narkoba.
Samsul Djamaludin menambahkan, “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam P4GN melalui berbagai inisiatif yang kami lakukan. Penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan upaya kami dalam memerangi peredaran narkotika.”
Dalam menghadapi tantangan peredaran narkoba, JNE tidak hanya mengandalkan teknologi dan kolaborasi, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan pendidikan di kalangan karyawan serta masyarakat luas. Program-program pelatihan dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan cara mencegah peredarannya terus digalakkan di lingkungan internal perusahaan.
“Selain pengawasan ketat dan penggunaan teknologi canggih, edukasi dan kesadaran merupakan kunci utama dalam upaya P4GN. Kami berharap, melalui berbagai program edukatif, seluruh elemen masyarakat dapat lebih memahami bahaya narkoba dan bersama-sama bergerak melawannya,” ujar Samsul.
Meskipun telah banyak upaya dilakukan, tantangan dalam memerangi peredaran narkoba masih besar. Modus operandi yang semakin canggih dan jaringan peredaran yang luas menjadi tantangan tersendiri bagi JNE dan instansi terkait. Namun, dengan komitmen yang kuat dan kerjasama yang solid, JNE optimis dapat terus berkontribusi dalam upaya nasional memberantas narkoba.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kerjasama dengan pihak-pihak terkait, baik dari pemerintah, instansi penegak hukum, maupun masyarakat. Kami percaya, dengan sinergi yang baik, kita bisa menciptakan Indonesia yang bersinar bebas narkoba,” pungkas Samsul. (dkd)












