Kabaharkam Polri Berikan Penghargaan Jajaran Polairud Polda Sumsel

fhoto : bidiksumsel.com/dkd

Palembang, bidiksumsel.com – Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Arief Sulistyo M Si memberikan penghargaan kepada jajaran Polairud Polda Sumsel dalam upaya pencegahan dan penindakan terhadap upaya penyelundupan benih lobster.

Penghargaan ini pun diberikan secara langsung Komjen Pol Arief didampingi Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH di Mako Polairud Polda Sumsel, Rabu (18/05/2022).

Menurutnya, penghargaan yang diberikan mengandung arti perlindungan menyeluruh terhadap alam semesta. Di dalamnya terkandung tanggung jawab besar terhadap perlindungan alam hingga keamanan dan Katabidmas.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Toni Harmanto MH yang telah melaksanakan tugas dengan memimpin Polda Sumsel dengan baik,” ujarnya disela-sela kegiatan pemberian penghargaan.

Dirinya menjelaskan, bahwa penegakan hukum terhadap kapal hantu merupakan hal yang sangat sulit dilakukan tapi Ditpolairud Polda Sumsel berhasil mengungkap kapal hantu yang melakukan kejahatan di perairan.

“Kita harus menggunakan kapal malaikat dimana kita memiliki niat yang bersih, menjalankan tugas dengan ikhlas akan mampu mencapai hasil, seperti yang dilakukan ini mengungkap kasus penyelundupan benih lobster dan mengamankan pelakunya,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, bahwa Polri tidak bisa bekerja sendirian tanpa adanya dukungan dari masyarakat yang ikut serta dalam menciptakan Kamtibmas hingga keamanan di wilayah Indonesia maupun Sumsel.

“Untuk itu harus adanya komunikasi hingga hubungan yang harmonis antara kita dengan masyarakat sehingga beberapa hal dapat dilakukan pencegahannya,” bebernya.

Tidak hanya jajaran Polairud bisa mendapatkan penghargaan ini tapi siapa saja bisa asalkan medidikasikan untuk Kantabidmas.

“Kita harapkan penghargaan ini dapat memotivasi kita bersama untuk hal Katabidmas maupun lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol. Y.S. Widodo, S.,H., M.H mengatakan, penghargaan yang didapat atas keberhasilan pihaknya mengungkap kasus penyelundupan baby lobster sebanyak 676 ribu baby lobster atau setara Rp 68 Milyar.

“Penghargaan ini dapat memotivasi kami untuk lebih giat lagi dalam memberantas seluruh tindak pidana yang berada di perairan Polda Sumsel,” kata Kombes Pol Widodo.

Lanjut kata Kombes Pol Widodo, penangkapan tersebut langsung di pimpin nya yang di lakukan di malam hari sekitar pukul 02.00 wib dini hari, yang mana para tersangka ini memakai kapal hantu.

“Disebut kapal hantu karena kapal tersebut dilengkapi empat mesin berkekuatan 800 PK dengan kecepatan tinggi hingga 100 kilometer/jam melintasi laut, dengan cara kami menangkap mereka di malam hari pada pukul 02 dini hari dan saya sendiri yang memimpin secara langsung,” jelasnya.

Untuk tersangka sudah ada 9 tersangka yang di tangkap. Namun ada 2 tersangka yang diberi tindakan keras karena melawan dan ada 1 orang yang melompat kelaut, yang hingga kini masih dalam pengejaran hanya saja di dalam laut tersebut banyak buaya.

“Untuk dalang nya kami masih mengejar, dan masih kami dalami. Namun untuk identitas nya sudah kami ketahui, para tersangka di janjikan upah sebanyak Rp 5 juta untuk Nahkoda, Rp 3 juta untuk Juru Mesin dan Rp 2 juta untuk ABK sekali angkut,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pemberian penghargaan tersebut Kakorpolairud Irjen Drs Indra Mirza,Msi, Dirpolair Polri Brigjen Pol M.Yassin Kosasih SIK,MSi, Dirpoludara Polri Brigjen Pol Drs Sumego Adi Soetojo, Karo renmin, Brigjen Pol Agung Julianto,MSI, Pati Baharkam Brigjen Pol Drs Benny Setiawan, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan,SIK, SH,MH serta PJU Polda Sumsel. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *