OKU, bidiksumsel.com – Akibat tingginya intensitas curah hujan disertai petir dan angin kencang membuat air sungai Ogan meluap hingga menelan 76 rumah warga di Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU. Senin, (18/10/2021).
Selain itu, banjir bandang yang terjadi di kabupaten OKU pada minggu (17/10/2021) malam telah merusak bangunan infrastruktur jembatan gantung didesa tubohan kecamatan Semidang aji Kabupaten OKU yang menghubungkan desa tubohan ke perkebunan dan sawah warga setempat.
Kasat intelkam Polres OKU AKP Hendri Antonius,S.H dan Kapolsek Semidang aji Ipda Wahyudi,S.H.M.Si bersama unsur Tripika kecamatan Semidang aji langsung meninjau lokasi jembatan gantung yang rusak akibat banjir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun bidiksumsel.com, setidaknya ada 8 desa atau sekitar 76 rumah warga dan 3 rumah makan yang menjadi korban ganasnya luapan air sungai Ogan. Yakni : desa Tanjung kurung 1 rumah, Batang hari 1 eks rumah makan, desa ulak pandan 59 rumah, desa keban agung 0, desa tubohan 16 rumah, dan desa tebing kampung 2 rumah makan.
Menurut Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo,S.IK melalui Kapolsek Semidang aji Ipda Wahyudi,S.H.M.Si didampingi kasi Humas Polres OKU, Petugas Polsek Semidang aji terus melakukan pendataan warga se-Kecamatan Semidang Aji Kabupaten OKU.
“Selain itu, menghimbau kepada para bhabinkamtibmas bersama kepala desa bagi warga yang tinggal disekitar bantaran sungai Ogan untuk waspada apabila terjadi hujan deras agar masyarakat segera mengungsi ketempat yang lebih aman dan sejauh ini belum ada korban jiwa,” singkatnya. (budi utomo)








