Ogan Ilir, bidiksumsel.com – Dalam rangka pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Sustainable Development Goals (SDGs) Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2026 serta untuk mengetahui capaian dan progres pelaksanaan indikator Sustainable Development Goals (SDGs) di masing-masing Perangkat Daerah, digelar rapat pembahasan mengenai Monitoring dan Evaluasi Capaian Indikator SDGs Pilar Pembangunan Sosial dan Pilar Ekonomi. Selasa, 29 September 2026.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Perangkat Daerah yang terkait dapat mempersiapkan dan mengisi Kertas Kerja Monitoring dan Evaluasi (MONEV) SDGs untuk capaian indikator Tahun 2025, sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.
Dalam pengisian Kertas Kerja dimaksud, agar berpedoman pada Metadata SDGs III sebagai acuan dalam pemenuhan data dan informasi indikator, termasuk definisi operasional, metode pengukuran, sumber data, serta informasi pendukung lainnya. Kertas Kerja MONEV SDGs dan Metadata SDGs dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/KertasKerja_Metada_MONEVSDGS. sehingga untuk hasilnya dapat diperoleh data capaian indikator SDGs Tahun 2025 yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai tingkat pencapaian SDGs di Kabupaten Ogan Ilir, sekaligus menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program dan kegiatan pembangunan daerah ke depan.
Hasil rapat juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah sehingga pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Ogan Ilir semakin terarah, terukur, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan dilaksanakannya Monev SDGs Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan pembangunan serta memastikan bahwa target-target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dapat dicapai secara bertahap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir.
Rapat ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk memantau perkembangan capaian indikator SDGs, mengidentifikasi berbagai permasalahan dan kendala dalam pelaksanaan program pembangunan, serta merumuskan langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan untuk mempercepat pencapaian target SDGs di Daerah. (rel)












