Tumbangkan Petahana, Ice Trisnawati Resmi Nahkodai INKINDO Sumsel 2026-2030

Ice Trisnawati, Ketua/Formatur terpilih DPP INKINDO Sumsel periode 2026–2030/(bidiksumsel.com/dkd)

Palembang, bidiksumsel.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sumatera Selatan berlangsung sengit dan penuh dinamika. Setelah melalui proses pemilihan yang cukup kompetitif, Ir. Ice Trisnawati, SE, ST, MT akhirnya resmi terpilih sebagai Ketua/Formatur DPP INKINDO Sumsel periode 2026–2030.

Pemilihan yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Senin (25/5/2026) malam itu, menjadi salah satu momentum penting bagi organisasi jasa konsultasi terbesar di Sumatera Selatan. Suasana persaingan antar kandidat terasa sejak awal proses pemungutan suara hingga penghitungan akhir.

Ice Trisnawati berhasil unggul dengan meraih 60 suara atau sekitar 43 persen dari total 141 suara sah yang masuk. Perolehan tersebut mengantarkannya mengalahkan tiga kandidat lainnya, yakni Ir. Hendri Susilo, ST dengan 47 suara atau 33 persen, petahana Ir. Erza Nandana Sembiring, ST., MT dengan 33 suara atau 23 persen, serta Ir. H. Endang PU Ishak, SH., M.Si yang memperoleh 1 suara.

Kemenangan tersebut langsung disambut tepuk tangan para peserta Musprov. Sejumlah anggota tampak memberikan ucapan selamat kepada Ice yang malam itu terlihat emosional dan penuh rasa syukur.

Usai dinyatakan menang, Ice mengaku tidak menyangka dukungan yang diberikan anggota INKINDO Sumsel begitu besar. Ia menyebut pencalonannya bukan keputusan instan, melainkan proses panjang yang sudah mulai didorong para anggota dan senior organisasi sejak hampir dua tahun terakhir.

“Alhamdulillah, malam ini hasilnya luar biasa. Lebih dari 40 persen anggota memberikan kepercayaan kepada saya. Ini menjadi amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh keikhlasan, cinta, dan empati untuk INKINDO,” ujar Ice dengan mata berkaca-kaca.

Dalam pidato perdananya usai terpilih, Ice menegaskan komitmennya untuk membawa INKINDO Sumsel menjadi organisasi yang lebih profesional, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, tantangan dunia jasa konsultasi ke depan semakin besar sehingga membutuhkan organisasi yang solid dan adaptif.

Ia menilai selama ini banyak perusahaan jasa konsultasi di Sumatera Selatan masih bergantung pada proyek-proyek daerah yang bersumber dari APBD. Karena itu, dirinya ingin mendorong anggota INKINDO Sumsel agar mampu menembus proyek nasional yang didanai APBN maupun proyek-proyek strategis lainnya.

“Kesejahteraan anggota harus menjadi perhatian utama. Organisasi ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi wadah untuk membangun komunikasi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kapasitas perusahaan jasa konsultasi agar mampu bersaing secara nasional,” tegasnya.

Menurut Ice, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama kepemimpinannya. Ia ingin INKINDO Sumsel tidak hanya dikenal sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kompetensi konsultan yang memiliki daya saing tinggi.

Selain fokus pada penguatan kapasitas anggota, Ice juga menaruh perhatian besar terhadap soliditas internal organisasi. Ia menegaskan kontestasi dalam Musprov tidak boleh meninggalkan perpecahan di tubuh INKINDO Sumsel.

Meski pemilihan berlangsung ketat, Ice memastikan dirinya akan merangkul seluruh pihak, termasuk para kandidat lain yang sebelumnya menjadi rival dalam perebutan kursi ketua.

“Walaupun saya memperoleh suara terbanyak, seluruh anggota tetap berada di bawah satu naungan INKINDO Sumsel. Tidak ada perpecahan. Saya akan merangkul semuanya dan berharap para kandidat lain juga bisa bersama-sama memajukan organisasi ini,” katanya.

Keberhasilan Ice menduduki kursi ketua juga tidak terlepas dari dukungan keluarga, para senior, sahabat, dan rekan-rekan seperjuangannya di INKINDO. Dalam suasana penuh haru, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pencalonan.

Ia bahkan secara khusus menyebut sejumlah nama yang dianggap memiliki peran penting dalam perjalanan politik organisasinya.

“Saya sangat berterima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, para senior seperti Bapak H. Irwan, serta sahabat-sahabat saya seperti Ardinal, Saputra, Hendri Kurniawan, Bapak Iskandar Zulkarnain, dan teman-teman lainnya yang tidak bisa saya sebut satu per satu. Mereka semua adalah sahabat terbaik saya,” ungkapnya.

Tak hanya bicara soal konsolidasi internal, Ice juga langsung menyiapkan sejumlah strategi untuk memperluas peluang pekerjaan bagi anggota INKINDO Sumsel. Salah satunya dengan membangun konsorsium bersama DPP INKINDO dari luar provinsi agar perusahaan jasa konsultasi di Sumsel memiliki akses lebih luas terhadap proyek-proyek besar.

Selain itu, ia juga berencana memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah serta berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

“Insyaallah kami akan membangun konsorsium dengan DPP INKINDO dari luar Sumsel. Kami juga akan melakukan audiensi dengan gubernur, kepala daerah, wali kota, bupati, hingga jajaran Forkopimda seperti Kejati, Kapolda, Kapolresta, dan pejabat lainnya agar peluang pekerjaan bagi anggota semakin terbuka luas,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ice juga menyatakan kesiapan INKINDO Sumsel untuk menyukseskan agenda Musyawarah Nasional (Munas) INKINDO yang rencananya akan digelar di Palembang. Ia optimistis Palembang mampu menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan kesan positif bagi peserta dari seluruh Indonesia.

Terpilihnya Ice Trisnawati menjadi Ketua INKINDO Sumsel dinilai membawa harapan baru bagi organisasi jasa konsultasi di daerah. Sosoknya dianggap mampu menghadirkan semangat perubahan sekaligus memperkuat posisi perusahaan konsultan lokal agar lebih kompetitif di tingkat nasional. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *