Lagi Ambil Order GoFood, Motor Ojol di Palembang Raib Digondol Maling

Seorang pengemudi ojol bernama Johan Wahyudi (46) saat melapor kehilangan sepeda motor di SPKT Polrestabes Palembang/ist

Palembang, bidiksumsel.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kali ini, seorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi korban setelah sepeda motor miliknya raib digondol maling saat mengambil pesanan makanan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Hotel Anugerah Palembang.

Korban diketahui bernama Johan Wahyudi (46), warga Palembang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB ketika korban sedang menjalankan pekerjaannya sebagai pengemudi layanan pesan antar makanan.

Menurut keterangan korban, saat itu dirinya menerima orderan GoFood dari salah satu restoran cepat saji McDonald’s (MCD) Palembang. Setibanya di lokasi, Johan kemudian memarkirkan sepeda motor miliknya di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dalam kondisi stang terkunci.

Namun nahas, saat dirinya kembali usai mengambil pesanan makanan, sepeda motor yang diparkir sudah tidak berada di lokasi semula.

“Saya parkirkan kendaraan sepeda motor di tempat kejadian perkara. Namun ketika kembali, melihat kendaraan sepeda motor saya sudah hilang atau tidak ada lagi,” ujar Johan Wahyudi saat ditemui, Selasa (26/5/2026).

Menyadari motornya hilang, Johan sempat panik dan berusaha mencari kendaraan miliknya di sekitar lokasi. Ia berharap motornya dipindahkan seseorang atau salah parkir. Namun setelah beberapa saat mencari, kendaraan tersebut tetap tidak ditemukan.

Peristiwa itu membuat Johan mengalami kerugian cukup besar. Sepeda motor yang hilang diketahui merupakan motor berwarna hitam tahun 2021 dengan nomor polisi BG 5856 AOP.

Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp12 juta.

Merasa menjadi korban tindak pidana pencurian, Johan kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pencurian dan menemukan kembali kendaraan miliknya yang digunakan sehari-hari untuk mencari nafkah.

“Saya harap dengan laporan ini pelaku bisa ditangkap oleh polisi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya.

Kasus kehilangan sepeda motor yang dialami pengemudi ojol ini kembali menambah daftar panjang aksi curanmor di Kota Palembang yang belakangan semakin meresahkan masyarakat.

Tidak sedikit warga mengaku khawatir meninggalkan kendaraan meski hanya beberapa menit, terutama di lokasi-lokasi yang ramai aktivitas masyarakat seperti pusat perbelanjaan, rumah makan, hingga kawasan jalan protokol.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya laporan kehilangan kendaraan bermotor yang dialami korban.

Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Ramadhany, mengatakan laporan korban telah diterima petugas SPKT dan selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Unit Satreskrim Polrestabes Palembang.

“Laporan korban sudah diterima oleh petugas SPKT kita dan akan diserahkan ke Unit Satreskrim Polrestabes Palembang,” ungkap Ipda Tamia Ramadhany.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta kemungkinan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, terutama pada malam hari. Penggunaan kunci tambahan dan memilih lokasi parkir yang aman dinilai penting untuk meminimalisasi risiko pencurian kendaraan bermotor.

Bagi para pengemudi ojek online, kejadian seperti ini menjadi ancaman serius karena kendaraan roda dua merupakan alat utama untuk bekerja dan mencari penghasilan sehari-hari. Kehilangan kendaraan bukan hanya berdampak secara materi, tetapi juga mengganggu aktivitas dan sumber penghidupan korban.

Hingga kini, Johan masih berharap sepeda motor miliknya dapat ditemukan dan pelaku pencurian segera tertangkap. (bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *