Ratu Dewa Gandeng Forum Cermin Kota, Strategi Besar Penanganan Sampah Mulai Disiapkan!

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Upaya mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Palembang terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam audiensi antara Ratu Dewa, Wali Kota Palembang, dengan jajaran Forum Cermin Kota yang berlangsung di ruang audiensi lantai 8 Kantor Wali Kota, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempertemukan pemerintah dengan perwakilan masyarakat dalam merumuskan langkah-langkah konkret untuk menghadapi berbagai tantangan perkotaan, mulai dari pengelolaan sampah hingga peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Audiensi tersebut juga menandai semakin kuatnya komitmen kolaboratif antara pemerintah kota dan organisasi masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Ketua Forum Cermin Kota, Eka Syahruddin, menegaskan bahwa organisasinya siap memberikan dukungan penuh terhadap visi dan misi pasangan kepemimpinan Ratu Dewa dan Prima Salam, yang dikenal dengan akronim RDPS.

Menurut Eka Syahruddin, peran organisasi masyarakat tidak hanya sebatas menjadi pendukung kebijakan pemerintah, tetapi juga berfungsi sebagai mitra strategis yang mampu memberikan masukan konstruktif secara berkelanjutan.

“Kami siap memberikan dukungan dan masukan berkelanjutan untuk memperkuat implementasi program RDPS. Tujuannya jelas, yakni mendorong kemajuan Kota Palembang secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Forum Cermin Kota berkomitmen untuk aktif terlibat dalam berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu isu utama yang menjadi fokus pembahasan dalam audiensi tersebut adalah pengelolaan sampah, yang hingga kini masih menjadi tantangan besar bagi kota-kota besar, termasuk Kota Palembang.

Dalam diskusi tersebut, Forum Cermin Kota menyatakan dukungannya terhadap program nasional Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), yang dinilai sebagai solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif.

Program ini diharapkan mampu mengubah paradigma pengelolaan sampah dari sekadar pembuangan menjadi pemanfaatan yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Eka Syahruddin menyampaikan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang untuk memperkuat implementasi kebijakan pengelolaan sampah.

Kolaborasi tersebut meliputi edukasi kepada masyarakat, penguatan pengawasan di lapangan, hingga pengembangan inovasi berbasis teknologi untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif.

“Kami melihat persoalan sampah sebagai isu krusial yang membutuhkan pendekatan kolaboratif. Cermin Kota siap terlibat aktif bersama DLH dalam mendorong solusi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain isu lingkungan, audiensi juga menyoroti pentingnya penguatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam optimalisasi pemanfaatan program nasional seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Forum Cermin Kota menilai bahwa program kesehatan nasional harus dapat menjangkau masyarakat secara merata dan tepat sasaran. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan layanan kesehatan dapat diakses dengan mudah.

Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika perkembangan kota.

Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan, Ratu Dewa menyambut baik gagasan dan komitmen dari Forum Cermin Kota. Ia menilai bahwa keterlibatan komunitas masyarakat merupakan faktor penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi peran aktif Forum Cermin Kota. Ke depan, kami akan menginstruksikan dinas terkait untuk mengakomodasi dan menjalin sinergi yang lebih konkret,” kata Ratu Dewa.

Dalam konteks penanganan sampah, Pemerintah Kota Palembang tengah menyiapkan langkah strategis berupa peningkatan sistem pengawasan berbasis teknologi melalui pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik strategis.

Langkah ini bertujuan untuk menekan perilaku membuang sampah sembarangan yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama permasalahan lingkungan di wilayah perkotaan.

“Kami telah meminta Dinas Kominfo untuk menambah jumlah CCTV di titik-titik rawan. Selain pengawasan, kami juga akan menerapkan sanksi tegas bagi pelanggar sebagai bentuk efek jera,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ratu Dewa menekankan bahwa penanganan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih dan sehat.

Sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Audiensi antara Forum Cermin Kota dan Pemerintah Kota Palembang ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam mewujudkan Kota Palembang sebagai kota yang bersih, sehat, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *