Palembang, bidiksumsel.com – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, meninjau langsung pelaksanaan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, Kamis (9/4/2026). Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka mendampingi kunjungan Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, guna memastikan program berjalan optimal serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Ratu Dewa bersama jajaran pemerintah kota meninjau dua lokasi gerai koperasi yang berada di Kelurahan Sialang dan Kelurahan Talang Jambi. Kedua lokasi tersebut menjadi fokus perhatian karena dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Menurut Ratu Dewa, berbagai aspek teknis menjadi perhatian utama selama peninjauan berlangsung. Mulai dari mekanisme operasional, prosedur perizinan, hingga standar operasional seperti ketersediaan stok barang dan jam operasional koperasi turut diperiksa secara detail.
“Alhamdulillah hari ini kita mendampingi Kepala Staf Kepresidenan meninjau langsung gerai Koperasi Merah Putih di dua lokasi. Banyak hal yang dicek, mulai dari mekanisme, prosedur perizinan, hingga standar operasional seperti stok barang dan waktu operasional,” ujar Ratu Dewa.
Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut sejumlah aspirasi disampaikan oleh pengurus koperasi terkait pelaksanaan teknis di lapangan. Aspirasi tersebut, menurutnya, langsung mendapat respons dari pihak Kepala Staf Kepresidenan sehingga berbagai kendala dapat segera diidentifikasi dan dicari solusinya.
Pemerintah Kota Palembang, lanjut Ratu Dewa, akan segera menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut melalui koordinasi lintas sektor. Langkah ini melibatkan pemerintah provinsi, instansi vertikal, hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memastikan seluruh persoalan teknis, khususnya terkait perizinan dan administrasi, dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
“Kita akan segera rapatkan bersama camat, lurah, dan stakeholder terkait agar semua persoalan, terutama perizinan dan administrasi, bisa cepat diselesaikan. Termasuk juga koordinasi dengan pihak terkait lainnya agar program ini berjalan maksimal,” jelasnya.
Selain percepatan administrasi, Pemerintah Kota Palembang juga telah menyiapkan lahan pendukung yang dibutuhkan untuk pengembangan koperasi di masa mendatang. Program Koperasi Merah Putih sendiri diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan ekonomi berbasis kerakyatan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau langsung kondisi koperasi permanen yang telah selesai dibangun di Kota Palembang. Ia menyebut bahwa secara fisik bangunan koperasi telah rampung, meskipun masih terdapat beberapa fasilitas pendukung yang saat ini dalam tahap penyempurnaan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya dari tim Agrinas Pangan, proses pelengkapan fasilitas ditargetkan selesai pada akhir April 2026. Setelah seluruh fasilitas lengkap, produk-produk kebutuhan pokok yang akan dipasarkan melalui koperasi direncanakan mulai tersedia pada Juni mendatang.
“Secara bangunan sudah selesai dan sebenarnya koperasi ini sudah layak operasional. Bahkan, sudah aktif melayani masyarakat sejak satu tahun lalu, meskipun masih terbatas,” ujar Muhammad Qodari.
Dalam kesempatan tersebut, Qodari juga menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang berharap koperasi dapat menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Beberapa komoditas yang menjadi perhatian utama masyarakat antara lain beras dan minyak goreng.
“Ada harapan dari masyarakat agar harga beras dan minyak goreng bisa lebih murah. Ini akan kita cek lebih lanjut karena berkaitan dengan Agrinas Pangan,” jelasnya.
Selain persoalan harga kebutuhan pokok, pihaknya juga menyoroti sejumlah kendala administratif, termasuk proses perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat seluruh tahapan administrasi agar operasional koperasi dapat berjalan secara maksimal.
“Kita akan carikan solusi agar semua proses bisa selesai secepatnya. Minimal satu tahapan sudah selesai, sementara administrasi lainnya akan menyusul,” tambahnya.
Dengan percepatan yang dilakukan, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, koperasi ini juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat serta sarana pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di Kota Palembang. (rd)












