Ketua DPRD Ogan Ilir Digembleng di Akmil Magelang, Bawa Misi Sinkronisasi Kebijakan

ist

Ogan Ilir, bidiksumsel.com – Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun 2026 yang digelar Lemhannas RI di lingkungan Akademi Militer. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026 tersebut, diikuti sebanyak 556 pimpinan DPRD dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta menjalani pembekalan intensif di lingkungan Akmil Magelang yang dikenal sebagai salah satu tempat lahirnya banyak pemimpin nasional.

Bagi Edwin Cahya Putra, keikutsertaan dalam forum strategis tersebut bukan sekadar agenda seremonial semata. Ia mengaku bangga dapat mengikuti pembelajaran langsung di lingkungan yang sarat dengan sejarah perjuangan bangsa dan tradisi kepemimpinan.

Menurutnya, atmosfer kedisiplinan dan pembinaan karakter di lingkungan militer memberikan pengalaman berbeda dalam membangun pola pikir kepemimpinan dan wawasan kebangsaan. “Banyak pelajaran penting yang kami dapatkan, terutama terkait kedisiplinan, kepemimpinan, serta bagaimana membangun sinergi dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Edwin.

Selama mengikuti retret, para pimpinan legislatif mendapatkan berbagai materi strategis terkait ketahanan nasional, tata kelola pemerintahan, sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, hingga tantangan global yang sedang dihadapi Indonesia.

Edwin menilai pembekalan tersebut sangat penting sebagai bekal dalam menjalankan fungsi legislatif di daerah, khususnya dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan selaras dengan arah kebijakan nasional. Salah satu fokus utama yang dibawa Edwin dari kegiatan tersebut adalah pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia berharap DPRD Ogan Ilir dapat menjadi jembatan strategis agar program-program pembangunan di daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan sejalan dengan prioritas nasional. “Kita harapkan DPRD bisa membantu terjadinya sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dan pusat,” katanya.

Menurut Edwin, harmonisasi kebijakan sangat diperlukan agar pembangunan di daerah menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Dengan adanya keselarasan program antara pusat dan daerah, maka berbagai agenda pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Bobot kegiatan KPPD 2026 semakin terasa ketika Prabowo Subianto hadir memberikan arahan langsung kepada para peserta.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyoroti kondisi global yang saat ini penuh ketidakpastian, mulai dari tantangan geopolitik, ekonomi dunia, hingga dinamika keamanan internasional yang dapat berdampak terhadap pembangunan nasional dan daerah.

Edwin mengaku banyak mencatat poin penting dari arahan Presiden untuk menjadi bahan pembelajaran sekaligus referensi dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan DPRD. Ia menilai, tantangan pembangunan daerah ke depan tidak bisa dilepaskan dari kondisi global sehingga dibutuhkan kesiapan pemimpin daerah dalam membaca situasi dan mengambil langkah strategis.

Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan di Akmil Magelang juga dinilai menjadi ruang mempererat komunikasi antar pimpinan legislatif dari seluruh Indonesia. Forum tersebut membuka peluang bertukar pengalaman mengenai pengelolaan pemerintahan daerah, pembangunan, hingga penguatan fungsi pengawasan legislatif.

Edwin berharap pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti retret Lemhannas dapat menjadi bekal penting dalam memperkuat peran DPRD Ogan Ilir sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan mampu menjaga sinergi lintas sektor demi kepentingan masyarakat.

Dengan membawa pengalaman dari Akmil Magelang, Ketua DPRD Ogan Ilir tersebut optimistis lembaga legislatif dapat semakin sigap dalam mengawal kebijakan pembangunan daerah sekaligus menjaga harmonisasi hubungan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat di tengah dinamika nasional yang terus berkembang. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *