Muba, bidiksumsel.com – Menjawab berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi infrastruktur, Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet, SH, menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin untuk segera memulai penanganan tanggap darurat pada ruas jalan Simpang Sari – Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan.
Langkah cepat ini menjadi bukti komitmen kuat Bupati Toha Tohet dalam menuntaskan persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Perbaikan tersebut juga menjadi bagian dari prinsip kerja yang diusungnya, yakni melakukan eksekusi program pembangunan secara nyata tanpa menunda-nunda kepentingan publik.
Ruas jalan Simpang Sari – Ulak Paceh dinilai memiliki peran yang sangat penting bagi aktivitas masyarakat di wilayah tersebut. Jalur ini bukan hanya sekadar akses penghubung antar desa, tetapi juga menjadi jalur vital yang mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.
Jalan tersebut menghubungkan wilayah Simpang Sari menuju Bandar Jaya, kemudian tersambung ke jalur Simpang Siku yang terhubung hingga wilayah Jambi, serta menembus jalur C2 Srigunung di Kecamatan Bayung Lencir. Kondisi tersebut menjadikan ruas jalan ini sebagai salah satu jalur strategis yang menopang mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan.
Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet menegaskan bahwa langkah penanganan darurat ini dilakukan sebagai respons langsung atas kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena akses jalan yang baik akan memperlancar aktivitas ekonomi serta mempercepat distribusi berbagai komoditas hasil bumi.
“Kami bergerak atas dasar kebutuhan mendesak rakyat. Infrastruktur adalah kunci, dan perbaikan jalan ini adalah langkah awal dari komitmen besar pembangunan yang merata di Bumi Serasan Sekate,” tegas Toha Tohet, Senin (9/3/2026).
Meski saat ini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin tengah berada dalam fase efisiensi anggaran, Bupati Toha Tohet memastikan bahwa kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan yang diambil.
Menurutnya, kondisi keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menunda penyelesaian masalah yang secara langsung berdampak pada kehidupan masyarakat.
Karena itu, melalui penanganan darurat ini, pemerintah daerah berharap hambatan mobilitas yang selama ini dialami warga dapat segera teratasi.
Perbaikan ruas jalan tersebut juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta berbagai komoditas lokal lainnya yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat di Kecamatan Lawang Wetan dan sekitarnya.
Dengan akses jalan yang lebih baik, aktivitas perekonomian masyarakat diyakini akan meningkat, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan wilayah yang lebih luas.
Di sisi lain, seiring dengan percepatan pembangunan infrastruktur ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin juga terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers.
Kehadiran media dinilai memiliki peran penting sebagai kontrol sosial yang dapat membantu memastikan setiap program pembangunan berjalan secara transparan dan akuntabel.
Melalui keterbukaan informasi kepada publik, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat ikut memantau perkembangan pembangunan yang dilakukan, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah.
Dengan langkah-langkah konkret yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin optimistis pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah dapat berjalan lebih merata, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok desa di Bumi Serasan Sekate. (ari)













