Lahat, bidiksumsel.com – Kawasan wisata tepian Ayek Lematang Kabupaten Lahat kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lahat. Kali ini, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH turun langsung meninjau kondisi kawasan tersebut pada Minggu (15/2/2026).
Kunjungan itu dilakukan Widia Ningsih sembari menunggu waktu shalat Maghrib, sekaligus melihat aktivitas lapak-lapak UMKM yang menjadi salah satu daya tarik masyarakat ketika berkunjung ke kawasan tepian sungai tersebut.
Dalam peninjauannya, Widia mengaku senang melihat geliat ekonomi masyarakat yang semakin tumbuh melalui keberadaan lapak UMKM. Ia menilai, kawasan tepian Ayek Lematang bukan hanya ruang rekreasi bagi warga, tetapi juga menjadi peluang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kita lagi jalan-jalan, sekaligus meninjau tentang lapak UMKM, alhamdulillah laris, berarti ini membuka peluang untuk ekonomi kepada masyarakat Kabupaten Lahat,” ujar Widia Ningsih.
Namun di balik ramainya aktivitas UMKM, Widia Ningsih juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi kebersihan kawasan tersebut. Ia mendapati masih banyak sampah berserakan, meskipun pemerintah sudah menyiapkan kotak sampah di beberapa titik.
Menurutnya, persoalan sampah bukan lagi soal fasilitas, tetapi lebih kepada rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.
“Tapi memang yang paling disayangkan sampah, padahal sudah ada kotak sampah, tapi masih kurang kesadaran,” tegasnya.
Widia menilai, jika masalah kebersihan ini terus dibiarkan, maka kawasan tepian Ayek Lematang yang saat ini menjadi ikon wisata kota dapat kehilangan daya tariknya. Ia mengingatkan bahwa kebersihan adalah salah satu faktor utama yang menentukan kenyamanan pengunjung.
Wabup Lahat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan. Pemerintah, kata dia, sudah berupaya menyediakan fasilitas pendukung seperti kotak sampah, penataan kawasan, hingga petugas kebersihan. Namun tanpa kesadaran masyarakat, upaya tersebut tidak akan maksimal.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Karena Lahat yang bersih dan indah, dimulai dari kesadaran kita semua,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Widia juga memberikan apresiasi kepada para petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat yang dinilainya konsisten menjaga kebersihan kawasan tepian Ayek Lematang.
Ia berharap, upaya DLH yang sudah bekerja keras setiap hari dapat didukung oleh masyarakat melalui tindakan sederhana: membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan.
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa pengembangan kawasan wisata tidak hanya soal pembangunan fisik dan fasilitas, tetapi juga soal budaya tertib dan kesadaran bersama.
Pemkab Lahat pun berharap, tepian Ayek Lematang dapat terus menjadi ruang publik yang nyaman, bersih, serta memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus menjadi kebanggaan warga Lahat. (agusman)













