Lahat  

Jelang Nataru 2025, Pemkab Lahat Sidak Pasar : Harga Cabai Turun, Stok Beras Aman

ist

Pemkab Lahat Sidak Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru 2025, Harga Bahan Pokok Terkendali

Lahat, bidiksumsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan pusat distribusi bahan pokok untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Sidak tersebut dilaksanakan pada Senin (22/12/2025) sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan harga dan kelangkaan barang.

Sidak dipimpin langsung oleh jajaran Pemkab Lahat bersama unsur Polres Lahat, TNI, serta instansi teknis terkait. Beberapa lokasi strategis menjadi sasaran pemantauan, di antaranya Pasar PTM Square, Pasar Lematang, Toko Sepakat, hingga Gudang Bulog Lahat.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.

“Alhamdulillah, hari ini kami turun langsung bersama Polres Lahat dan instansi terkait untuk memastikan kondisi harga di lapangan. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga masih terkendali, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan,” ujar Widia Ningsih kepada awak media.

Ia mengungkapkan, komoditas seperti cabai dan bawang putih terpantau mengalami penurunan harga dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Kondisi ini dinilai cukup positif dan menunjukkan pasokan di tingkat distributor masih berjalan lancar.

Meski demikian, Pemkab Lahat mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas tertentu, seperti telur ayam dan daging ayam. Namun, kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan dianggap sebagai fluktuasi normal akibat meningkatnya permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Kenaikan seribu atau dua ribu rupiah itu masih dalam kategori normal. Yang menjadi perhatian kami adalah jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar. Sampai saat ini, secara umum harga masih stabil,” jelasnya.

Dalam sidak tersebut, tim memantau sejumlah komoditas strategis, mulai dari cabai, telur ayam, daging ayam, bawang merah dan bawang putih, ikan, minyak goreng, hingga beras. Seluruh komoditas tersebut dinyatakan masih tersedia dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Selain harga, Pemkab Lahat juga menaruh perhatian besar pada ketersediaan stok bahan pokok. Dari hasil peninjauan di sejumlah toko besar dan distributor, diketahui bahwa pasokan bahan pangan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Nataru.

“Kami tidak hanya fokus pada harga, tetapi juga memastikan stok aman. Di Toko Sepakat, misalnya, stok bahan pokok justru surplus dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Widia Ningsih.

Rombongan sidak kemudian melanjutkan peninjauan ke Gudang Bulog Lahat untuk memastikan cadangan beras pemerintah. Dari hasil pengecekan, stok beras dinyatakan dalam kondisi aman dan bahkan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.

Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Lahat, Nidal Imanullah, menjelaskan bahwa saat ini Bulog Lahat memiliki cadangan beras yang cukup untuk kebutuhan hingga tiga bulan mendatang.

“Stok beras di Gudang Lahat saat ini sekitar 1.345 ton, ditambah gudang Pagaralam sekitar 300 hingga 500 ton. Totalnya lebih dari cukup untuk melayani enam wilayah, termasuk Kabupaten Lahat dan Muara Enim,” ungkap Nidal.

Ia juga menambahkan bahwa beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih tersedia hingga akhir tahun 2025 dengan harga Rp12.500 per kilogram, sehingga dapat menjadi penyangga harga di tingkat konsumen.

Dengan hasil sidak tersebut, Pemkab Lahat memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2025. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga di lapangan.

Pemkab Lahat juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan pangan dipastikan aman dan distribusi berjalan normal. (agusman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *