PKK Palembang Gaspol Tertib Administrasi! Dewi Sastrani : Bukan Sekadar Mencatat, Tapi Membangun Kepercayaan

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Ruang Parameswara Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, ketika Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palembang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Administrasi PKK, pada Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme para kader PKK dari 18 kecamatan di Palembang, agar semakin siap mengelola administrasi secara tertib, transparan, dan terintegrasi dari tingkat kota hingga kelurahan.

Ketua TP PKK Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani Ratu Dewa, hadir langsung membuka kegiatan dan memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa administrasi merupakan tulang punggung seluruh kegiatan PKK bukan sekadar tugas pencatatan, tetapi bagian dari sistem pertanggungjawaban sosial.

“Tertib administrasi bukan hanya soal mencatat, tetapi juga tentang akuntabilitas dan transparansi program-program PKK,” ujar Dewi Sastrani dengan nada tegas namun penuh semangat.
“Dengan administrasi yang baik, kita bisa mengukur capaian, melakukan evaluasi, dan merencanakan program kerja yang lebih tepat sasaran untuk masyarakat,” tambahnya.

Pesan tersebut disambut tepuk tangan dari peserta yang sebagian besar adalah Ketua Bidang Pokja, pengurus inti TP PKK, serta perwakilan Ketua TP PKK dari setiap kecamatan.

Dalam arahannya, Dewi Sastrani juga menyoroti pentingnya administrasi dalam mendukung berbagai program strategis PKK, terutama yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat, seperti penanganan stunting, pengembangan ekonomi kreatif UMKM perempuan, hingga penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Ia menegaskan bahwa tanpa data yang akurat dan administrasi yang rapi, setiap langkah program berpotensi tidak terukur. Oleh karena itu, Bimtek ini menjadi wujud keseriusan TP PKK Palembang untuk memastikan setiap kegiatan memiliki dasar data yang jelas, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau administrasi kita kuat, maka setiap program baik itu pelatihan UMKM, posyandu, atau pemberdayaan remaja bisa diukur dampaknya. Data bukan hanya angka, tapi cermin keberhasilan kerja nyata kita,” tutur istri Wali Kota Palembang ini.

Bimtek yang berlangsung seharian ini tak hanya diisi dengan paparan materi tentang tata kelola administrasi, tetapi juga sesi diskusi interaktif. Para peserta aktif bertukar pengalaman, menyampaikan kendala di lapangan, hingga mencari solusi bersama untuk memperkuat sistem pelaporan kegiatan PKK.

Menariknya, beberapa kecamatan turut berbagi praktik baik (best practice) dalam penerapan sistem administrasi digital dan dokumentasi kegiatan berbasis foto serta video. Inovasi ini diapresiasi langsung oleh pengurus kota sebagai contoh penerapan PKK modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta membubuhkan tanda tangan dalam komitmen bersama untuk menerapkan hasil Bimtek di wilayah masing-masing. Komitmen itu meliputi peningkatan kualitas pencatatan kegiatan, pelaporan tepat waktu, dan koordinasi antar-Pokja untuk memastikan program berjalan efektif dan transparan.

Kegiatan Bimtek ini menjadi bagian dari strategi besar TP PKK Kota Palembang untuk membangun tata kelola organisasi yang tertib, profesional, dan berorientasi hasil (result-oriented).

Melalui kegiatan semacam ini, PKK Palembang tidak hanya memperkuat kapasitas kader, tetapi juga menyiapkan landasan kuat untuk integrasi data di masa depan sebuah langkah menuju sistem kerja berbasis digital yang efisien dan transparan.

“Kami ingin setiap kader PKK mampu menjadi pelaku perubahan di lingkungannya masing-masing. Administrasi yang baik bukan hanya tentang kertas dan buku, tapi tentang kepercayaan dan bukti nyata kerja kita untuk masyarakat,” pungkas Dewi Sastrani.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doa untuk keberlanjutan program PKK Palembang yang semakin berdampak. Senyum bangga tampak dari wajah para kader tanda semangat baru telah tumbuh untuk mengawal pemberdayaan keluarga di Bumi Sriwijaya. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *