Harga Sembako Murah! Warga Serbu Pasar Murah Pemkot Palembang dan HIPMI

ist

Palembang, bidiksumsel.com – Pemerintah Kota Palembang bersama Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Palembang kembali mempertegas komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan dengan menggelar Pasar Murah di Perumahan Griya Borang Indah, Jalan Bersatu RT 6 RW 2, Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang. Rabu, 5 November 2025.

Kegiatan ini disambut antusias warga setempat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah yang bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Tak hanya menjual kebutuhan pokok, pasar murah ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pengusaha muda untuk memperkenalkan produk-produk unggulan mereka.

Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, dalam sambutannya menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan konkret membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Pasar murah ini bukan sekadar aktivitas jual beli, tetapi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam meringankan beban ekonomi warga,” ujar Dewa.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara sektor publik dan swasta yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Pemerintah Kota, lanjut Dewa, akan terus menggandeng berbagai pihak termasuk komunitas bisnis dan pengusaha muda untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke tingkat akar rumput.

Dalam kesempatan yang sama, Ratu Dewa juga menguraikan kondisi ekonomi Kota Palembang yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, pertumbuhan ekonomi Palembang sepanjang tahun 2024 tercatat mencapai 5,13 persen, sementara tingkat inflasi terkendali di level 4 persen.

“Ini bukti bahwa pemulihan ekonomi berjalan baik. Namun kita masih punya PR bersama, terutama penurunan angka stunting dan penguatan ketahanan pangan,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas harga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi tak lepas dari kolaborasi lintas sektor, terutama dukungan dunia usaha seperti HIPMI yang aktif turun ke lapangan.

Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Palembang, Peby Anggi Pratama, menegaskan bahwa pasar murah ini memang difokuskan untuk masyarakat kelas bawah, agar manfaatnya benar-benar dirasakan mereka yang membutuhkan.

“Kami hadir di tengah masyarakat akar rumput dengan harga terjangkau dan kualitas terjamin. Ini langkah nyata menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegas Peby.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga selaras dengan program nasional pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan melalui urban farming atau pertanian perkotaan.

“Kalau hanya di pusat kota, banyak warga yang enggan datang. Maka kami pilih lokasi pinggiran agar manfaatnya tepat sasaran,” jelasnya.

Selain transaksi bahan pokok, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi ekonomi dan kewirausahaan bagi warga sekitar. Melalui kegiatan seperti ini, Pemkot Palembang berharap dapat menumbuhkan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pasar murah ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi. Tidak hanya membantu meringankan beban hidup warga, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan dikenal lebih luas. (rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *