Palembang, bidiksumsel.com – Suasana penuh semangat dan keakraban mewarnai pembukaan Jambore PKK se-Sumatera Selatan Tahun 2025 yang digelar di Hotel Aston Palembang, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan tahunan yang diikuti para kader PKK dari seluruh kabupaten dan kota se-Sumsel ini mengangkat tema:
“Bersama Kader PKK, Kita Perkuat Semangat Kebersamaan, Kreativitas, dan Motivasi untuk Membangun Keluarga Berdaya dan Sejahtera Menuju Sumsel Maju dan Indonesia Emas 2045.”
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, Jambore PKK menjadi wadah strategis bagi seluruh kader untuk mempererat silaturahmi, menambah wawasan, dan memperkaya pengalaman dalam membangun keluarga yang berdaya dan sejahtera.
“Alhamdulillah, melalui kegiatan ini seluruh kader PKK dapat menambah pengalaman, memperluas wawasan, serta bertukar pikiran dalam upaya membantu masyarakat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas,” ujar Dewi Sastrani.
Ia menegaskan bahwa Gerakan PKK dengan 10 Program Pokoknya memiliki peran sentral dalam pemberdayaan keluarga.
Menurut Dewi, PKK bukan hanya sekadar organisasi sosial, tetapi gerakan moral dan kemanusiaan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui keluarga.
“PKK merupakan gerakan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Kita berharap para kader PKK Kota Palembang dapat terus maju, berinovasi, dan bersinergi membantu pemerintah kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dewi juga menyinggung bahwa pada pembukaan Jambore tahun ini, Kota Palembang tampil perdana dalam lomba paduan suara kelompok, yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan penuh semangat dan kreativitas.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Febrita Lustia, dalam sambutannya menegaskan bahwa Jambore PKK bukan hanya ajang seremonial, melainkan momentum memperkokoh komitmen dan solidaritas antar-kader dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
“Tugas kita adalah membina dan melakukan pendekatan kepada masyarakat agar semakin maju. Melalui kegiatan ini, kita harapkan seluruh kader PKK di Sumatera Selatan dapat saling berbagi pengalaman dan berkolaborasi membantu masyarakat setempat,” ujar Febrita.
Ia menekankan bahwa kader PKK harus menjadi motor penggerak perubahan sosial di tingkat keluarga dan lingkungan, dengan cara menanamkan nilai gotong royong, kreativitas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Jambore PKK se-Sumatera Selatan Tahun 2025 ini diikuti oleh 220 peserta dari berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 23–25 Oktober 2025, dengan beragam agenda seperti lomba kreativitas kader, pelatihan tematik, hingga forum diskusi tentang strategi pemberdayaan keluarga.
Melalui Jambore ini, diharapkan muncul semangat baru di tubuh PKK, terutama dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program prioritas seperti peningkatan gizi keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pendidikan anak usia dini.
Baik Dewi Sastrani maupun Febrita Lustia sepakat bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga.
PKK menjadi wadah strategis untuk menciptakan generasi unggul, tangguh, dan berkarakter menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
“Kader PKK adalah ujung tombak pembangunan keluarga. Jika keluarga sejahtera, maka masyarakat dan bangsa akan kuat,” tutup Dewi penuh keyakinan. (rd)













