Semangat Membara! 43 Kenshi Bapor Pertamina EP Zona 4 Siap Guncang Porprov Sumsel XV

ist

Muba, bidiksumsel.com – Di tengah hiruk pikuk persiapan Porprov Sumsel XV di Kabupaten Musi Banyuasin, semangat membara terpancar dari wajah-wajah muda yang mengenakan seragam putih khas Shorinji Kempo. Mereka adalah para kenshi dari Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4 Prabumulih tim tangguh yang datang dengan misi besar : mengharumkan nama daerah lewat kerja keras dan dedikasi.

Sebanyak 43 atlet terbaik diturunkan untuk berlaga di ajang bergengsi tersebut. Mereka datang dari empat kabupaten/kota, yakni Prabumulih (15 atlet), PALI (16 atlet), Muba (4 atlet), dan Muara Enim (8 atlet). Meski berasal dari latar daerah yang berbeda, semangat mereka menyatu dalam satu tekad: membawa pulang medali emas untuk Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4.

“Meski datang dari daerah berbeda, seluruh atlet bersatu membawa nama besar Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4,” ujar Senpai Mustopa, pelatih utama yang mendampingi tim bersama Senpai Mochamad Riza Zakaria dan Senpai Holik. Minggu, 19 Oktober 2025.

Para kenshi yang diturunkan mayoritas masih muda, dengan rentang usia 9 hingga 17 tahun. Mereka akan berlaga di semua kelas pertandingan, mulai dari Randori (pertarungan) hingga Embu (jurus berpasangan dan beregu).

Untuk Randori Putra, Bapor Pertamina EP Zona 4 menurunkan atlet di kelas 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg, dan 65 kg. Sedangkan di Randori Putri, mereka akan tampil di kelas 40 kg, 45 kg, 50 kg, dan 55 kg.

Di kategori Embu, dojo ini menurunkan atlet di nomor pasangan, beregu, dan campuran. Semua disiapkan dengan teliti bukan hanya dalam aspek teknik, tetapi juga kekuatan mental.

“Anak-anak ini sudah kami persiapkan dengan matang. Mereka tidak hanya berlatih teknik, tapi juga mental bertanding,” jelas Senpai Mustopa yang sudah belasan tahun membina atlet Kempo di Prabumulih.

Persiapan panjang dilakukan jauh sebelum Porprov dimulai. Sejak Januari 2025, para kenshi sudah menjalani program latihan rutin di bawah pengawasan langsung para pelatih senior.

Puncaknya, pada Agustus 2025, mereka memasuki masa Training Center (TC) intensif. Latihan digelar hampir setiap hari hanya libur setiap Minggu, memberi waktu istirahat singkat sebelum kembali mengasah kemampuan di hari berikutnya.

“TC ini bukan sekadar latihan biasa. Kami latih fisik, teknik, dan kedisiplinan. Semua harus punya karakter juara,” ujar Senpai Mochamad Riza Zakaria, yang dikenal tegas namun dekat dengan para kenshi muda.

Menurut Riza, jadwal TC mencakup sesi pemanasan pagi, latihan teknik siang, dan sparring malam. Pola ini membentuk kebiasaan disiplin yang luar biasa di kalangan atlet muda. “Kami ingin membangun kebiasaan tangguh, bukan instan. Mereka belajar bahwa juara lahir dari kerja keras,” tambahnya.

Dengan bekal persiapan matang, Bapor Pertamina EP Zona 4 menargetkan minimal 10 medali emas di Porprov Sumsel XV. Target ini tidak hanya menjadi ukuran prestasi, tetapi juga simbol hasil kerja keras selama hampir setahun penuh.

Namun bagi para pelatih, Porprov bukan semata tentang piala atau medali. “Kami ingin mereka punya mental juang, punya karakter kuat. Bertanding itu bagian dari belajar menghargai proses,” tegas Senpai Riza.

Ia berharap, pengalaman di Porprov kali ini menjadi batu loncatan bagi para kenshi muda untuk tampil di ajang lebih tinggi mulai dari Kejurnas hingga PON.

“Yang terpenting, karakter mereka terbina dengan baik. Bertanding di Porprov ini adalah bentuk penghargaan atas kerja keras mereka selama latihan,” tambahnya.

Keberhasilan pembinaan Dojo Bapor Pertamina EP Zona 4 tak lepas dari dukungan berbagai pihak. Para pelatih menyampaikan terima kasih kepada Pertamina EP Zona 4 Prabumulih, yang telah memberi ruang dan dukungan fasilitas bagi pembinaan olahraga ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Dandim 0404/Muara Enim dan Danramil 404-02/Prabumulih, yang turut mendukung semangat juang para atlet dengan motivasi serta bantuan logistik selama masa persiapan.

“Dukungan ini luar biasa. Anak-anak merasa dihargai dan termotivasi. Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga kebersamaan membangun semangat juang anak bangsa,” kata Senpai Mustopa.

Bagi tim Bapor Pertamina EP Zona 4, Porprov Sumsel XV bukan sekadar ajang mengumpulkan medali. Ini adalah panggung pembuktian karakter, wadah untuk menunjukkan hasil latihan panjang, dan momentum untuk mempererat solidaritas antar-daerah.

Dari Prabumulih hingga Muara Enim, dari dojo ke dojo, semangat para kenshi muda kini menyatu di bawah satu panji: semangat sportivitas dan persaudaraan khas Shorinji Kempo.

“Bagi kami, kemenangan sejati bukan hanya di podium, tapi di hati mereka yang berani berjuang tanpa kenal lelah,” tutup Senpai Riza dengan senyum bangga. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *