BI Susur Sungai Musi, Bawa Miliaran Rupiah untuk Warga Pedalaman Banyuasin!

ist

BI Sumsel dan TNI AL Susur Sungai Musi, Pastikan Ketersediaan Rupiah di Daerah Terpencil

Palembang, bidiksumsel.com – Menjelang berakhirnya tahun 2025, kebutuhan uang tunai di masyarakat biasanya mengalami peningkatan signifikan. Menjawab situasi tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan (BI Sumsel) kembali menggandeng TNI Angkatan Laut (AL) Palembang melalui program layanan kas keliling “Susur Sungai Musi”, yang berlangsung pada 25–27 Oktober 2025.

Program ini menyasar masyarakat yang tinggal di wilayah dengan kategori Low Access to Cash, yakni daerah yang sulit dijangkau lewat jalur darat karena keterbatasan infrastruktur transportasi. Beberapa lokasi tujuan antara lain Desa Sementul, Desa Lebung, dan Desa Muara Lematang di wilayah Kabupaten Banyuasin. Keberadaan armada TNI AL memungkinkan distribusi uang hingga ke pelosok yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai.

Kegiatan pelepasan Tim Susur Sungai Musi dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, bersama Komandan Pangkalan TNI AL Palembang, Kolonel Laut (P) Farsal, M.Tr. Hanla., M.M., CRMP. Turut hadir pula Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Palembang Isnaini Madani, Ir. Ar. H.K. M.; Staf Ahli Bupati Banyuasin Bidang Infrastruktur, Ekonomi, dan SDA Dr. H. Saku Pajar, S.Ag., M.Hi.; serta perwakilan lembaga vertikal dan dunia perbankan.

Dalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini merupakan upaya strategis untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil yang membutuhkan pasokan uang tunai. “Kami memastikan ketersediaan rupiah dengan jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan tentunya dalam kondisi layak edar. Dengan begitu, roda ekonomi lokal akan tetap bergerak, terutama menjelang periode akhir tahun yang cenderung meningkatkan kebutuhan transaksi,” ujarnya.

Dukungan penuh juga disampaikan Komandan Pangkalan TNI AL Palembang. Menurutnya, kegiatan Susur Sungai Musi tidak hanya membantu menjamin ketersediaan uang tunai, tetapi juga berperan dalam penguatan program Bank Indonesia mengenai Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. “Kami siap bersinergi dalam pemenuhan kebutuhan uang masyarakat, sekaligus memastikan seluruh wilayah kedaulatan NKRI menggunakan mata uang rupiah sebagai alat transaksi resmi,” tegasnya.

Apresiasi serupa datang dari jajaran Pemerintah Kota Palembang dan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Mereka menyambut baik langkah proaktif BI Sumsel dalam memastikan layanan transaksi yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di pelosok sungai dan perairan. Sinergi ini dinilai menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak masyarakat atas layanan keuangan dasar.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memenuhi kebutuhan uang layak edar, baik melalui layanan kas keliling reguler maupun agenda khusus seperti Susur Sungai Musi. Masyarakat juga diimbau agar melakukan penukaran uang secara resmi melalui jalur yang telah disediakan BI, salah satunya dengan melakukan pendaftaran layanan melalui aplikasi PINTAR di laman https://pintar.bi.go.id (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *