Muba, bidiksumsel.com – Semangat juang para atlet muda kembali membara di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumatera Selatan 2025 yang berlangsung di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Dari cabang olahraga Shorinji Kempo, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perkemi Muara Enim secara resmi menurunkan 24 atlet terbaik mereka untuk bersaing dalam berbagai nomor pertandingan bergengsi.
Para kenshi (sebutan untuk atlet Kempo) tersebut akan berlaga di nomor Randori perorangan dan Randori beregu, baik putra maupun putri.
Untuk kelas Randori putra, Muara Enim menurunkan atlet di kategori berat badan 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg, dan 65 kg.
Sedangkan untuk Randori putri, para kenshi akan bertarung di kategori 40 kg, 45 kg, 50 kg, dan 55 kg.
Tidak hanya bertumpu pada nomor Randori, tim Kempo Muara Enim juga memperkuat komposisi mereka di nomor Tandoku solo dan Tandoku beregu, serta tampil di kelas Embu yang meliputi Embu pasangan, Embu beregu, dan Embu campuran.
Strategi ini menjadi langkah taktis agar peluang perolehan medali semakin besar.
Ketua Pengkab Perkemi Muara Enim, Senpai Arif Fadhilah, mengatakan bahwa para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat dan mewakili generasi terbaik dari berbagai dojo di Muara Enim.
“Para atlet yang kami kirim berusia antara 12 hingga 18 tahun. Mereka sudah menjalani pemusatan latihan sejak Januari 2025 dengan jadwal latihan tiga kali seminggu,” jelasnya. Minggu, 19 Oktober 2025.
Menurut Arif, sejak awal pihaknya menerapkan pola latihan berjenjang : dimulai dari penguatan fisik dan stamina, lalu dilanjutkan dengan pembenahan teknik dan strategi bertanding.
“Kami ingin para kenshi tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga matang dalam teknik dan disiplin di arena. Kerapihan gerakan dalam Kempo itu mencerminkan karakter seorang atlet sejati,” ujarnya.
Dengan persiapan panjang dan semangat juang tinggi, Perkemi Muara Enim menargetkan lima medali emas sebagai capaian realistis di ajang Porprov tahun ini.
“Target kami lima emas. InsyaAllah dengan kerja keras dan doa, para atlet bisa mewujudkannya,” tegas Arif penuh keyakinan.
Selain latihan rutin, tim pelatih juga menekankan pentingnya mental bertanding dan sportivitas sebagai bagian dari pembinaan karakter.
Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, tapi juga wadah pembentukan mental juara dan regenerasi atlet beladiri di Sumatera Selatan.
Para atlet muda Muara Enim pun mendapat dukungan penuh dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah daerah. Dukungan moral ini menjadi energi tambahan agar mereka tampil maksimal dan membanggakan daerah.
“Kami ingin mereka belajar banyak dari Porprov ini. Menang itu bonus, tapi semangat juang dan pengalaman bertanding jauh lebih berharga,” tutup Arif.
Dengan persiapan matang, semangat pantang menyerah, dan strategi bertanding yang terukur, tim Shorinji Kempo Muara Enim siap membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru di arena Porprov XV Sumsel 2025. (dkd)












