Pelatihan Akbar Juleha 2025 : Wujudkan Satu Masjid Satu Juleha di Sumsel
Palembang, bidiksumsel.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam serta standar kesehatan masyarakat, Dewan Pimpinan Wilayah Juru Sembelih Halal (Juleha) Sumatera Selatan (Sumsel) bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel akan menggelar Pelatihan Akbar Juleha pada 16 Februari 2025 di Masjid Agung Palembang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program “Satu Masjid Satu Juleha”, sehingga setiap masjid memiliki juru sembelih yang kompeten.
Menurut Dr. drh. Jafrizal, MM, Dokter Hewan Ahli Madya Provinsi Sumsel, pelatihan ini diperuntukkan bagi takmir masjid, agar mereka dapat memahami dan menguasai teknik penyembelihan hewan kurban yang halal, aman, serta higienis.
“Dengan adanya satu Juleha di setiap masjid, diharapkan pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan lebih sesuai dengan syariat Islam dan ketentuan kesehatan masyarakat veteriner,” ujar drh. Jafrizal, Senin (10/02/2025).
Mengenal Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha)
Drh. Jafrizal menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam pelatihan ini adalah memberikan pemahaman mengenai kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang Juleha, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 114 Tahun 2014. Seorang juru sembelih harus memenuhi dua unsur utama, yaitu:
– Halal – Penyembelihan harus dilakukan oleh seorang Juleha yang memahami syariat Islam dalam proses penyembelihan.
– Aman – Proses penyembelihan harus memenuhi standar higienis dan sanitasi, sesuai dengan Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban.
“Dua unsur utama ini bertujuan untuk memastikan bahwa hewan yang dikurbankan tidak hanya halal, tetapi juga sehat dan aman dikonsumsi,” tambahnya.
Panduan Sunah dalam Penyembelihan Hewan Kurban
Pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai tata cara penyembelihan yang sesuai dengan sunah Rasulullah SAW. Beberapa sunah yang akan diajarkan dalam pelatihan meliputi :
– Menggunakan pisau yang tajam agar proses penyembelihan lebih cepat dan tidak menyiksa hewan.
– Tidak menyiksa hewan sebelum disembelih, termasuk tidak memukul atau menariknya secara kasar.
– Memilih tempat penyembelihan yang bersih dan higienis, agar daging tetap sehat dan tidak terkontaminasi.
– Mengarahkan hewan ke kiblat sebelum disembelih, sebagai bentuk penghormatan dalam ibadah kurban.
– Membaca basmalah sebelum menyembelih, sebagai bagian dari syarat kehalalan.
– Melafalkan takbir saat penyembelihan, sebagai wujud ibadah kepada Allah SWT.
– Menyembelih sendiri hewan kurban jika mampu, karena hal ini lebih utama dalam ibadah kurban.
– Mempercepat proses penyembelihan agar hewan tidak menderita terlalu lama.
– Memotong pangkal leher hewan untuk memastikan proses penyembelihan sesuai kaidah Islam.
– Memastikan urat nadi terputus seluruhnya, sehingga kematian hewan berlangsung cepat dan sempurna.
“Praktik penyembelihan yang benar tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap kesejahteraan hewan (animal welfare) serta kualitas daging yang dihasilkan,” jelas drh. Jafrizal.
Persyaratan Lokasi Penyembelihan Hewan Kurban
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 95 Tahun 2012 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan, serta Permentan Nomor 114 Tahun 2014, penyembelihan hewan kurban tidak harus dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH). Namun, lokasi penyembelihan tetap harus memenuhi beberapa persyaratan utama, antara lain :
✔ Dilakukan oleh Juleha yang kompeten, sehingga hewan yang disembelih sah secara syariat dan higienis.
✔ Tempat penyembelihan harus bersih dan sehat, guna menghindari kontaminasi daging dengan bakteri atau kotoran.
✔ Menjamin kesejahteraan hewan, termasuk tidak menyiksa hewan sebelum penyembelihan.
“Dengan adanya Juleha di setiap masjid, diharapkan seluruh proses penyembelihan dapat dilakukan dengan lebih tertib, profesional, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Ajak Takmir Masjid Ikut Pelatihan Juleha!
Melalui pelatihan ini, umat Islam diharapkan semakin memahami pentingnya tata cara penyembelihan yang halal dan higienis, serta dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih baik di masa mendatang.
“Mari kita belajar bersama! Takmir masjid di seluruh Palembang diundang untuk ikut serta dalam pelatihan ini. Mari kita wujudkan standar penyembelihan hewan kurban yang halal, aman, dan higienis,” tutup drh. Jafrizal.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau mendaftarkan diri dalam pelatihan ini, dapat menghubungi panitia DPW Juleha Sumsel melalui kontak yang tersedia. (dkd)












