OKI  

Tumbuhkan Kasih Sayang, Kabupaten OKI Gelar Anjangsana Sosial untuk Yatim Piatu dan Lansia!

fhoto : ist

Kabupaten OKI Gelar Anjangsana Sosial : Sunatan Massal, Santunan Yatim Piatu, dan Bantuan Lansia di Hari Kemerdekaan RI ke-79

OKI, bidiksumsel.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan kegiatan sosial berupa anjangsana di berbagai desa di Kecamatan Sirah Pulau Padang, Rabu, 7 Agustus 2024.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari kemerdekaan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak, anak yatim piatu, dan para lansia yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Pelaksanaan anjangsana ini dilakukan di tiga titik berbeda dengan melibatkan berbagai pihak dan sejumlah relawan. Dalam kesempatan tersebut, anak-anak di Desa Terusan Menang menerima layanan sunatan massal, sedangkan di Desa Mangun Jaya, anak-anak yatim piatu memperoleh santunan, dan di Desa Ulak Jermun, para lansia mendapatkan bantuan sembako.

Kegiatan pertama dalam rangkaian anjangsana ini adalah sunatan massal yang digelar di Desa Terusan Menang. Sebanyak 51 anak dari keluarga kurang mampu mendapat layanan sunat gratis yang tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memenuhi kebutuhan kesehatan dasar anak-anak di desa tersebut. Program sunatan massal ini disambut antusias oleh masyarakat setempat yang melihat kegiatan ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam mendukung kesehatan anak-anak.

Sunatan massal yang diadakan ini tidak hanya meringankan beban finansial bagi para orang tua, tetapi juga menciptakan suasana keakraban antarwarga. Para relawan kesehatan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini memberikan layanan profesional dengan peralatan medis yang memadai, sehingga orang tua merasa tenang dan nyaman saat anak-anak mereka menjalani proses sunat.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program sunatan massal ini. Sebagai orang tua, kami tentu senang anak-anak bisa mendapatkan pelayanan yang baik secara gratis,” ujar salah satu warga Desa Terusan Menang yang mengantar anaknya untuk disunat. Pelaksanaan sunatan massal ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.

Setelah kegiatan sunatan massal, rangkaian anjangsana dilanjutkan dengan pemberian bantuan bagi 50 anak yatim piatu di Desa Mangun Jaya. Anak-anak yatim piatu ini menerima paket bantuan berupa perlengkapan sekolah dan kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka, terutama dalam mempersiapkan diri untuk tahun ajaran baru.

Pj Sekretaris Daerah OKI, Muhammad Refly, yang mewakili Pj Bupati OKI dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa bantuan untuk anak yatim piatu ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan kasih sayang dari pemerintah daerah. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka yang telah kehilangan orang tua. Ini juga merupakan wujud kasih sayang pemerintah kepada anak-anak yatim piatu di Kabupaten OKI,” ujarnya.

Anak-anak yatim piatu di Desa Mangun Jaya menyambut bantuan ini dengan senang hati. Banyak di antara mereka yang masih berada di usia sekolah dan membutuhkan bantuan perlengkapan pendidikan untuk mendukung aktivitas belajar mereka. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini menjadi tanda bahwa pemerintah tidak melupakan mereka dan selalu hadir untuk membantu meringankan kehidupan sehari-hari.

Para pengurus desa dan tokoh masyarakat setempat juga turut hadir dalam kegiatan ini dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu di desa mereka. Mereka berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang peduli dan berempati terhadap sesama.

Tidak hanya anak-anak, kegiatan anjangsana sosial Kabupaten OKI juga menjangkau para lansia di Desa Ulak Jermun. Sebanyak 83 lansia menerima paket bantuan yang berisi sembako dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penghormatan dan perhatian pemerintah kepada para lansia yang membutuhkan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Muhammad Refly menekankan bahwa kegiatan sosial ini bertujuan untuk menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang sering kali menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kegiatan anjangsana sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk mereka,” ujar Refly.

Para lansia yang hadir dalam kegiatan ini tampak sangat antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada mereka. Banyak di antara mereka yang merasa terbantu dengan adanya bantuan ini, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok yang semakin sulit didapatkan karena keterbatasan fisik dan usia. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata dari pemerintah untuk mengurangi beban ekonomi para lansia di wilayah tersebut.

Salah satu lansia penerima bantuan, Siti, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah. “Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan penuh haru.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Refly menekankan pentingnya kegiatan sosial sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa peduli antarwarga. Kegiatan anjangsana sosial ini, menurutnya, bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar rasa persaudaraan dan kebersamaan di masyarakat semakin kuat.

Selain itu, Refly juga mengajak masyarakat untuk selalu peduli terhadap sesama, terutama terhadap anak-anak yatim piatu dan para lansia yang membutuhkan bantuan. “Kami selaku pemerintah akan terus berupaya untuk mendukung masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Semoga dengan kegiatan ini, kami bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan meringankan beban mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ini bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata dari komitmen pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk selalu peduli dan berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung.

Melalui kegiatan anjangsana sosial ini, Pemerintah Kabupaten OKI berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, dengan jumlah penerima manfaat yang semakin luas. Rangkaian kegiatan sosial ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peduli pada aspek sosial dan kemanusiaan.

Kepedulian pemerintah Kabupaten OKI terhadap masyarakat yang membutuhkan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih sejahtera, adil, dan merata. Dengan adanya program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, diharapkan kehidupan masyarakat Kabupaten OKI menjadi lebih baik dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. (on)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *