Pengumuman SNBT UNSRI : Ribuan Calon Mahasiswa Rebutan Kursi!

fhoto : bidiksumsel.com/dkd

Universitas Sriwijaya Umumkan Hasil Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2024

Palembang, bidiksumsel.com – Universitas Sriwijaya (UNSRI) secara resmi mengumumkan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Dari total 21.666 peserta yang terdaftar, sebanyak 4.345 peserta dinyatakan diterima. Pengumuman ini akan disampaikan pada pukul 15.00 WIB di situs resmi SNBT UNSRI: https://snbt.unsri.ac.id/.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Rektor UNSRI, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., didampingi oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M. Agr., serta Koordinator Hubungan Masyarakat (Humas) Penerimaan Mahasiswa Baru dan Direktur Badan Pengelola Usaha (BPU) UNSRI, Prof. Dr. Zulkifli Dahlan, M.Si., DEA, di Kampus UNSRI Bukit pada Kamis (13/6/2024).

Prof. Taufiq Marwa menjelaskan bahwa penerimaan mahasiswa baru ini merupakan bagian dari program kerja tahunan UNSRI. “Total daya tampung UNSRI untuk tiga jalur masuk, yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes), dan USM (Ujian Saringan Masuk) jalur mandiri adalah 8.690 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, yang lulus melalui jalur SNBT ada 4.345 mahasiswa,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, Prof. Taufiq juga menguraikan jadwal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2024. Registrasi akun SNPMB siswa dilaksanakan pada 8 Januari – 15 Februari 2024, dengan pendaftaran UTBK SNBT pada 21 Maret – 5 April 2024.

UTBK Gelombang 1 dijadwalkan pada 30 April – 2 Mei 2024 dan 7 Mei 2024, sementara UTBK Gelombang 2 pada 14-20 Mei 2024. Pengumuman hasil SNBT akan dilakukan pada 13 Juni 2024, dan sertifikat UTBK dapat diunduh pada 18 Juni – 31 Juli 2024.

“Ujian di pusat untuk UTBK UNSRI akan dilaksanakan di kampus UNSRI Indralaya, Sumatera Selatan. Kapasitas kursi ujian yang disediakan sebanyak 27.440, dengan jumlah peserta yang terdaftar sebanyak 21.666. Dari jumlah tersebut, 20.442 peserta hadir dalam UTBK, mencakup 94,26 persen, sementara 1.244 peserta tidak hadir, mencakup 5,74 persen,” jelasnya.

Prof. Taufiq juga mengumumkan bahwa tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru jalur SNBP dan SNBT tahun ini tidak mengalami kenaikan. “UKT tetap sama, mulai dari level 1 hingga 8, untuk jalur nasional SNBP dan SNBT,” katanya.

Terkait dengan distribusi peminat pada program studi, Taufiq menyebutkan bahwa ada 10 program studi dengan peminat SNBT tertinggi di UNSRI, yaitu:
1. Pendidikan Dokter : 2.257 orang
2. Manajemen : 1.944 orang
3. Teknik Pertambangan : 1.924 orang
4. Ilmu Hukum : 1.859 orang
5. Farmasi : 1.540 orang
6. PGSC : 1.536 orang
7. Teknik Informatika : 1.323 orang
8. Ilmu Kesehatan Masyarakat : 1.365 orang
9. Akuntansi : 1.361 orang
10. Ilmu Komunikasi : 1.216 orang

Pelaksanaan UTBK UNSRI dilakukan di kampus Indralaya, Sumatera Selatan. Dari total 21.666 peserta yang terdaftar, 20.442 hadir mengikuti ujian, sementara 1.244 peserta tidak hadir.

“Peserta yang lulus SNBT akan diumumkan sore ini, dan mereka yang lulus diharapkan segera melakukan registrasi ulang. Jadwal registrasi online akan dilakukan pada 13-23 Juni 2024, dan tes kesehatan akan dilaksanakan pada 24-28 Juni 2024,” tambah Prof. Taufiq.

Prof. Taufiq juga memberikan pesan kepada para peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT. “Bagi yang belum berhasil, masih ada kesempatan untuk kuliah di UNSRI melalui jalur mandiri. Pendaftaran jalur mandiri akan dimulai hari ini, 13 Juni, dan berlangsung hingga 21 Juni 2024. Pesaingnya tetap ketat, namun kami mendorong semua untuk tetap semangat dan mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya.

Prof. Taufiq juga menyoroti bahwa pelaksanaan penerimaan tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. “Tahun ini, untuk pertama kalinya, kegiatan kita dilaksanakan di Indralaya. Selain itu, UKT bagi mahasiswa baru di UNSRI tidak mengalami kenaikan, tetap dengan tarif yang lama,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof. Taufiq menjelaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 62 tahun 2023, pelaksanaan ujian jalur mandiri dimungkinkan untuk dilaksanakan dengan tiga cara : secara mandiri oleh universitas negeri, melalui konsorsium dengan perguruan tinggi negeri lain, atau menggunakan skor UTBK.

“Kami telah berkomunikasi dengan Kemendikbudristek mengenai kemungkinan menggandeng perguruan tinggi swasta, namun hingga saat ini belum mendapat izin untuk itu,” jelasnya.

Prof. Taufiq menutup dengan menekankan bahwa seleksi mahasiswa baru UNSRI sangat kompetitif, dengan peserta yang memiliki kemampuan terbaik yang lolos seleksi. “Dari 21.666 pendaftar, hanya 4.345 yang diterima. Kami berharap yang sudah lulus segera melakukan registrasi ulang, dan yang belum berhasil tetap semangat untuk mengikuti jalur penerimaan selanjutnya,” pungkasnya. (dkd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *