Palembang, bidiksumsel.com – Pemerintah Sumatera Selatan bekerja sama dengan Perwakilan Bank Indonesia setempat dan Forum Komunikasi Perbankan Daerah menggelar Operasi Pasar Berdiskon pada Jumat, 5 April 2024, di Gedung Gubernur Sumatera Selatan.
Acara pembukaan dipimpin oleh Sekda Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono, dan dihadiri oleh Mohamad Latif selaku Wakil Kepala Perwakilan BI Sumatera Selatan serta Achmad Syamsudin, Wakil Ketua Forum Komunikasi Perbankan Daerah Sumatera Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri melalui subsidi yang disediakan.
Operasi Pasar Berdiskon ini adalah salah satu inisiatif dari Gerakan Kontrol Inflasi Serentak di Sumatera Selatan dan Gerakan Kontrol Inflasi Pangan Nasional. Pembeli di Operasi Pasar Berdiskon ini dibatasi hanya untuk pegawai non-permanen, kontrak, dan warga sekitar Gedung Gubernur Sumatera Selatan.
Operasi pasar ini berlangsung dari pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB. Ada beberapa bahan pokok yang ditawarkan dengan diskon seperti gula pasir, minyak goreng, cabai, bawang merah, dan bawang putih, dengan diskon masing-masing sebesar Rp3.000/kg untuk gula pasir dan minyak goreng, serta Rp10.000/kg untuk cabai, bawang merah, dan bawang putih.
Harga jual bahan pokok setelah diskon adalah Rp13.000/kg untuk gula pasir, Rp13.000/liter untuk minyak goreng, Rp18.000/kg untuk cabai merah, Rp30.000/kg untuk bawang merah, dan Rp26.000/kg untuk bawang putih.
Selain itu, ada juga beras yang dijual dengan harga Rp10.000/kg dan telur ayam ras Rp25.000/kg, yang harganya lebih murah dibandingkan pasar tradisional.
Operasi pasar ini didukung dengan subsidi dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan dan Forum Komunikasi Perbankan Daerah. Perwakilan Bank Indonesia memberikan subsidi transportasi untuk 8 ton beras dan dukungan penyelenggaraan untuk kegiatan ini.
Sedangkan, Forum Komunikasi Perbankan Daerah menyubsidi 750 kg gula, 750 liter minyak goreng, serta 120 kg untuk masing-masing cabai merah, bawang merah, dan bawang putih.
Acara ini tidak hanya menawarkan bahan pokok dengan harga bersubsidi, tetapi juga menjual berbagai produk lain termasuk pakaian, buah, sayuran, dan makanan beku.
Mohamad Latif menyatakan bahwa Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, sebagai pemimpin Forum Komunikasi Perbankan Daerah, memiliki peranan penting dalam mengajak perbankan aktif menekan inflasi daerah, termasuk melalui operasi pasar berdiskon ini untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau.
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Forum Komunikasi Perbankan Daerah, yang membuat kegiatan Operasi Pasar Berdiskon dapat berjalan sukses. Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus mendukung dan mendorong perbankan agar aktif dalam mempromosikan stabilitas harga dan kemajuan ekonomi di Sumatera Selatan. (dkd)












