Palembang, bidiksumsel.com – Dalam usaha memajukan ekonomi berbasis syariah, memperkuat keuangan yang sesuai dengan syariat Islam, serta mendorong gaya hidup syariah, Bank Indonesia cabang Sumatera Selatan kembali menyelenggarakan Festival Syariah Sriwijaya (SYAFARI) pada tahun 2024.
Ricky P Gozali, selaku Kepala Perwakilan BI di Sumatera Selatan, mengungkapkan pada saat pembukaan SYAFARI 2024 di Palembang Indah Mall (PIM) pada hari Kamis, 27 Maret 2024, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Sumsel agar dapat berkembang lebih luas.
Dengan integrasi dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), ada empat tindakan strategis yang dijalankan termasuk stabilisasi harga, pemulusan distribusi barang, penyediaan stok yang memadai, serta komunikasi yang efektif. Hal ini dimaksudkan agar inflasi tetap terkontrol meski terjadi kenaikan harga, namun tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. “Festival Syafari 2024 ini berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini hingga Sabtu mendatang,” kata Ricky di lokasi acara.
Bank Indonesia Sumsel mengisi acara selama tiga hari tersebut dengan berbagai kegiatan, termasuk pameran UMKM syariah, kelas kecantikan, kompetisi dakwah syariah, seminar kewirausahaan, lomba pantun, serta edukasi literasi ekonomi.
Sementara itu, Pj Gubernur Sumsel, A. Fatoni, menyatakan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan ini, khususnya karena tujuannya untuk mempromosikan ekonomi syariah dan produk-produk halal, memberikan kepastian bagi masyarakat dalam mengonsumsi produk yang sesuai dengan syariat Islam.
Dia menekankan bahwa potensi produk ekonomi syariah di Sumsel sangat besar, mengingat proporsi penduduk yang memeluk Islam di wilayah tersebut lebih dari 94,24 persen.
“Peluang terbesar untuk pengembangan ekonomi syariah ada pada sektor kuliner dan pariwisata. Oleh karena itu, kami mendorong para pelaku UMKM untuk terus berkembang dan memastikan produk mereka bersertifikat halal,” tutupnya. (dkd)












